Dalam bahasa pemrograman imperatif, biasanya menggunakan istilah "pernyataan percabangan", sedangkan dalam pemrograman fungsional, istilah "ekspresi percabangan" atau "konstruksi percabangan" lebih disukai, karena semua istilah ini memiliki arti yang berbeda.
Meskipun pengiriman dinamis biasanya tidak diklasifikasikan sebagai konstruksi percabangan, itu adalah cara lain untuk memilih antara alternatif saat runtime.
- If
Berfungsi untuk menentukan perintah mana yang akan digunakan dalam artian jika pernyataan tersebut bernilai benar maka akan dijalankan perintahnya. Jika salah maka tidak dapat dijalankan.
Contoh Program :
Outputnya:
- If…Else
Berfungsi melibatkan pernyataan majemuk yaitu pernyataan A dan B. Jika pernyataan bukan merupakan pernyataan A, maka yang akan dijalankan merupakan pernyataan B.
Contoh Program :
- Switch case
Pernyataan switch-case merupakan pernyataan yang dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan banyaknya alternatif dalam suatu masalah. Kegunaan switch-case sebagai pengganti if-else majemuk yang apabila dalam suatu masalah if-else majemuk tidak dapat menangani maka diganti dengan switch-case. Sederhananya jika if-else majemuk tidak dapat menyelesaikan masalah yang banyak alternatif maka kita menggunakan switch-case untuk menyelesaikannya.
Penggunaan khusus switch-case sebenarnya adalah untuk memeriksa data yang bertipe integer atau karakter.
Contoh Program:
![]() | |
![]() |
2.
Salah satu topik yang cukup menantang bagi programmer pemula ada membuat login page atau halaman login sederhana. Menantang bagi programmer pemula karena banyak hal yang harus dipahami sebelum bisa membuat sebuah login page atau halaman login bisa bekerja dengan benar, antara lain
- Membuat HTML Form
- Memahami HTML session
- Logika percabangan (if else)
- Koneksi ke database,
- Query ke database
Form login ini menjadi penting karena kemampuan meracik form login akan sangat membantu membuat aplikasi web yang membutuhkan hak akses dalam penggunaannya. Misalkan aplikasi perkantoran, aplikasi perpustakaan, akses halaman admin. dan sebagainya. Oleh karena itu mari kita bahas satu-persatu agar tidak mati penasaran :)
Diagram Alur
Flowchart atau diagram alur proses login ini bisa digambarkan sebagai berikut

Bahasa Pemrograman C
C (dibaca /si:/ seperti membaca huruf C dalam bahasa inggris) adalah sebuah bahasa pemrograman gerneral-purpose dan imprative yang mendukung pemrograman terstruktur dan rekursif.
General-purpose artinya bisa digunakan untuk membuat program apa saja. Impreative artinya bahasa yang menggunakan statament.
Memulai Pemrograman
Untuk pertama kalinya buatlah kode program sederhana dengan menampilkan kata “Hello World” seperti di bawah ini:
Kode Lab:
Hallo sobat!
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai bahasa pemrograman C. Sebelumnya, apakah kamu sudah pernah belajar pemrograman C pemula? Apa mungkin sudah khatam? Jika belum pernah belajar bahasa pemrograman C, maka jangan khawatir ya. Kita akan coba memahami konsep dasarnya.
Bahasa pemrograman C sangat cocok untuk memperkenalkan konsep pemrograman untuk pemula. Dalam artian, pemula yang belum pernah nyobain coding. Usia bahasa pemrograman C memang sudah tua, namun masih banyak orang yang menggunakannya hingga saat ini.
Memahami Apa itu Bahasa Pemrograman C?

Bahasa C atau dibaca “si” adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi dan general-purpose yang digunakan dalam sehari-hari. Maksud dari general-purpose adalah bisa digunakan untuk membuat program apa saja.
Perlu kamu tahu bahasa C telah menginspirasi banyak bahasa pemrograman lain seperti C++, C#, Java, PHP, Javascript, dll. Bahasa-bahasa tersebut memiliki sintaks mirip dengan C. Bahasa C dijuluki juga sebagai “God’s programming language”, artinya bahasa C ayah dari semua bahasa pemrograman lain.
Lalu, bahasa C dikembangkan oleh siapa sih? Bahasa C dikembangkan oleh Dennis Ritchie dan Ken Thompson.
Kenapa Kita Harus Mempelajari Bahasa C?

Berikut beberapa manfaat untuk mempelajari bahasa C:
- Cocok untuk dipelajari oleh pemula yang ingin merasakan per-codingan.
- Mudah dipelajari dan sumbernya banyak.
- Induk dari semua bahasa pemrograman.
- Masih digunakan hingga saat ini
- Dapat digunakan di berbagai macam platform, seperti Windows, Linux, MacOS, Android dsb.
- Berjalan dengan cukup cepat ketika digunakan pada mesin.
Tools yang Biasa Dipakai Untuk Belajar Bahasa C

Apa saja yang mesti disiapkan atau di-instal? Sebenarnya kita hanya akan membutuhkan dua alat, yaitu teks editor dan compiler. Selain install teks editor, kamu mesti juga install compiler. Contoh tools yang bisa kamu gunakan di antaranya sbb:
- Teks editor: Notepad++, Vs Code dll.
- Compiler: MinGW (offline), Jdoodle, Glot.io, Repl.it (online).
Teks editor digunakan untuk menuliskan kode program, sedangkan compiler digunakan untuk menterjemahkan program tersebut agar dapat dimengerti oleh komputer.
Pemrograman C dapat dijalankan juga menggunakan IDE (Integrated Development Environment). IDE adalah sebuah teks editor khusus dengan compiler di dalamnya.
Jadi pilih mana ya? Bingung? Pilihlah salah satunya. Tapi jika kamu ingin install sekaligus tanpa perlu install compiler biar gacape dua kali sih, maka saya sarankan pakailah IDE.
IDE yang akan kita gunakan adalah Codeblocks. Kamu bisa download di link yang sudah tersedia http://www.codeblocks.org/downloads/26.

Setelah itu install seperti halnya aplikasi biasanya. Lalu jalankan IDE tersebut. Buatlah berkas proyek baru dengan“New”–>”Empty file” atau seperti ini:

Memulai Pemrograman
Untuk pertama kalinya buatlah kode program sederhana dengan menampilkan kata “Hello World” seperti di bawah ini:
Kode Lab:
1 2 3 4 5 6 | #include <stdio.h> int main(){ printf("Hello World!"); return 0; } |
Jalankalah kode tersebut dan lihatlah bagian terminal/console, maka hasilnya jadi seperti ini:
| Hello World! |
Mantap! Kamu sudah belajar program C pertama, yaitu program “Hello World!”. Selanjutnya kita akan belajar tentang struktur kode program bahasa C. Bagaimana bentuk struktur dasar program C?
1 2 3 4 5 6 | #include <stdio.h> int main(){ printf("Hello World!"); return 0; } |
Kamu kan tadi sudah salin kode program di atas ke IDE dan dijalankan. Pastinya terlintas dibenakmu dan bertanya-tanya akan fungsi setiap baris kode program tersebut.
Apa itu #include <stdio.h>? Apa itu int? Apa itu main? Apa itu printf?
Baiklah, selanjutnya kita akan membahas struktur dasar C.
Struktur Dasar Bahasa C
Setiap kali kita ingin menuliskan kode program C, pastikan strukturnya seperti ini:
1 2 3 4 5 6 | #include <stdio.h> int main(){ // kode logika program kita di sini return 0; } |
Ini adalah struktur dasar yang wajib kamu pahami. Kalau kamu perhatikan, struktur program tersebut dibagi menjadi dua bagian utama, yakni bagian include dan blok main.
1. Mengenal #Include?
Include adalah bagian dari struktur bahasa C. Tujuannya untuk mengimpor fungsi-fungsi yang sudah didefinisikan pada header file.
Header file sendiri merupakan file yang berisi definisi fungsi yang sudah dibuat. Header file bertujuan agar bisa digunakan pada program C yang lain. File ini berekstensi .h, contoh: stdio.h.
Kamu telah mengimpor file stdio.h. File ini berisi deklarasi fungsi-fungsi dasar yang kita butuhkan untuk membuat program, seperti printf(). File stdio.h sudah ada dikomputer kita ketika menginstall gcc.
2. Mengenal Fungsi main
Fungsi main merupakan fungsi utama sebuah program. Fungsi ini juga akan dieksekusi untuk pertama kalinya. Oleh karena itu, kamu harus selalu menyertakan fungsi main() dalam sebuah program, contohnya seperti ini:
Hallo sobat!
Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai bahasa pemrograman C. Sebelumnya, apakah kamu sudah pernah belajar pemrograman C pemula? Apa mungkin sudah khatam? Jika belum pernah belajar bahasa pemrograman C, maka jangan khawatir ya. Kita akan coba memahami konsep dasarnya.
Bahasa pemrograman C sangat cocok untuk memperkenalkan konsep pemrograman untuk pemula. Dalam artian, pemula yang belum pernah nyobain coding. Usia bahasa pemrograman C memang sudah tua, namun masih banyak orang yang menggunakannya hingga saat ini.
Memahami Apa itu Bahasa Pemrograman C?

Bahasa C atau dibaca “si” adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi dan general-purpose yang digunakan dalam sehari-hari. Maksud dari general-purpose adalah bisa digunakan untuk membuat program apa saja.
Perlu kamu tahu bahasa C telah menginspirasi banyak bahasa pemrograman lain seperti C++, C#, Java, PHP, Javascript, dll. Bahasa-bahasa tersebut memiliki sintaks mirip dengan C. Bahasa C dijuluki juga sebagai “God’s programming language”, artinya bahasa C ayah dari semua bahasa pemrograman lain.
Lalu, bahasa C dikembangkan oleh siapa sih? Bahasa C dikembangkan oleh Dennis Ritchie dan Ken Thompson.
Kenapa Kita Harus Mempelajari Bahasa C?

Berikut beberapa manfaat untuk mempelajari bahasa C:
- Cocok untuk dipelajari oleh pemula yang ingin merasakan per-codingan.
- Mudah dipelajari dan sumbernya banyak.
- Induk dari semua bahasa pemrograman.
- Masih digunakan hingga saat ini
- Dapat digunakan di berbagai macam platform, seperti Windows, Linux, MacOS, Android dsb.
- Berjalan dengan cukup cepat ketika digunakan pada mesin.
Tools yang Biasa Dipakai Untuk Belajar Bahasa C

Apa saja yang mesti disiapkan atau di-instal? Sebenarnya kita hanya akan membutuhkan dua alat, yaitu teks editor dan compiler. Selain install teks editor, kamu mesti juga install compiler. Contoh tools yang bisa kamu gunakan di antaranya sbb:
- Teks editor: Notepad++, Vs Code dll.
- Compiler: MinGW (offline), Jdoodle, Glot.io, Repl.it (online).
Teks editor digunakan untuk menuliskan kode program, sedangkan compiler digunakan untuk menterjemahkan program tersebut agar dapat dimengerti oleh komputer.
Pemrograman C dapat dijalankan juga menggunakan IDE (Integrated Development Environment). IDE adalah sebuah teks editor khusus dengan compiler di dalamnya.
Jadi pilih mana ya? Bingung? Pilihlah salah satunya. Tapi jika kamu ingin install sekaligus tanpa perlu install compiler biar gacape dua kali sih, maka saya sarankan pakailah IDE.
IDE yang akan kita gunakan adalah Codeblocks. Kamu bisa download di link yang sudah tersedia http://www.codeblocks.org/downloads/26.

Setelah itu install seperti halnya aplikasi biasanya. Lalu jalankan IDE tersebut. Buatlah berkas proyek baru dengan“New”–>”Empty file” atau seperti ini:

Memulai Pemrograman
Untuk pertama kalinya buatlah kode program sederhana dengan menampilkan kata “Hello World” seperti di bawah ini:
Kode Lab:
1 2 3 4 5 6 | #include <stdio.h> int main(){ printf("Hello World!"); return 0; } |
Jalankalah kode tersebut dan lihatlah bagian terminal/console, maka hasilnya jadi seperti ini:
| Hello World! |
Mantap! Kamu sudah belajar program C pertama, yaitu program “Hello World!”. Selanjutnya kita akan belajar tentang struktur kode program bahasa C. Bagaimana bentuk struktur dasar program C?
1 2 3 4 5 6 | #include <stdio.h> int main(){ printf("Hello World!"); return 0; } |
Kamu kan tadi sudah salin kode program di atas ke IDE dan dijalankan. Pastinya terlintas dibenakmu dan bertanya-tanya akan fungsi setiap baris kode program tersebut.
Apa itu #include <stdio.h>? Apa itu int? Apa itu main? Apa itu printf?
Baiklah, selanjutnya kita akan membahas struktur dasar C.
Struktur Dasar Bahasa C
Setiap kali kita ingin menuliskan kode program C, pastikan strukturnya seperti ini:
1 2 3 4 5 6 | #include <stdio.h> int main(){ // kode logika program kita di sini return 0; } |
Ini adalah struktur dasar yang wajib kamu pahami. Kalau kamu perhatikan, struktur program tersebut dibagi menjadi dua bagian utama, yakni bagian include dan blok main.
1. Mengenal Apa Itu #Include?
Include adalah bagian dari struktur bahasa C. Tujuannya untuk mengimpor fungsi-fungsi yang sudah didefinisikan pada header file.
Header file sendiri merupakan file yang berisi definisi fungsi yang sudah dibuat. Header file bertujuan agar bisa digunakan pada program C yang lain. File ini berekstensi .h, contoh: stdio.h.
Kamu telah mengimpor file stdio.h. File ini berisi deklarasi fungsi-fungsi dasar yang kita butuhkan untuk membuat program, seperti printf(). File stdio.h sudah ada dikomputer kita ketika menginstall gcc.
2. Mengenal Apa itu Fungsi main()?
Fungsi main merupakan fungsi utama sebuah program. Fungsi ini juga akan dieksekusi untuk pertama kalinya. Oleh karena itu, kamu harus selalu menyertakan fungsi main() dalam sebuah program, contohnya seperti ini:
Maksud dari int di depan main adalah jenis tipe data yang akan dikembalikan nilainya kembali. Di dalam fungsi main(), wajib kamu sertakan return 0. Artinya, fungsi main akan mengembalikan nilai 0 setelah dieksekusi.
Cara lain kamu bisa gunakan void, yang artinya tidak ada (kosong). Jika menggunakan void, maka kita tidak perlu menuliskan return di akhir fungsi. Sebab, void tidak mengembalikkan nilai apapun.
Contoh:
Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan selain struktur dasar C, yaitu penulisan statements, blok kode, komentar, dan case sensitive.
Penulisan Statements
Statement adalah perintah atau fungsi untuk melakukan suatu instruksi. Contohnya: printf(“Hello Dicoding!”);
Maksud dari kode program tersebut adalah mencetak hasil program berupa teks “Hello Dicoding!” ke console.
Penulisan Blok Kode
Blok kode merupakan kumpulan dari statements dan ekpresi. Blok kode pada C dibungkus dengan tanda { }, contohnya seperti ini:












