Sabtu, 26 Juni 2021

TUGAS MANDIRI 6 PENGANTAR MANAJEMEN (SEMESTER GENAP) - KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama : Mutiarani Sinaga 
Jurusan: Sistem informasi
Kelas : Malam 

SOAL:
1. Jelaskan konsep-konsep motivasi dasar/teori awal tentang motivasi ?
2. Jelaskan yang dimaksud dengan teori ERG ?
3. Jelaskan teori kebutuhan menurut McClelland ?
4. Carilah yang refernsi tambahan tentang teori hanyut dan motivasi intrinsik ?
5. Carilah contoh-contoh dari teori kesetaraan ! dan jelaskan !

JAWABAN: 

1. 
Pengertian Motivasi

Definisi motivasi adalah sebuah dorongan atau alasan yang mendasari semangat dalam melakukan sesuatu. Motivasi adalah hal-hal yang menimbulkan dorongan, dan motivasi kerja adalah pendorong semangat yang menimbulkan suatu dorongan. Pemberian motivasi ini diharapkan setiap individu karyawan mau bekerja keras dan antusias untuk mencapai prestasi kerja yang tinggi. 

Didalam buku Thoha (2004: 206) mengatakan bahwa perilaku manusia itu hakekatnya adalah berorientasi pada tujuan dengan kata lain bahwa perilaku seseorang itu pada umumnya di rangsang oleh keinginan untuk mencapai beberapa tujuan. Motivasi, kadang-kadang istilah ini dipakai silih berganti dengan istilah-istilah lainnya, seperti misalnya kebutuhan, keinginan, dorongan, semangat atau impuls.

Teori motivasi menurut Robbin (2003:208) yang mengatakan bahwa suatu proses yang menghasilkan suatu intensitas, arah dan ketekunan individual dalam usaha untuk mencapai satu tujuan. Sementara motivasi umum bersangkutan dengan upaya ke arah setiap tujuan.

Motivasi adalah konsep yang menguraikan tentang kekuatan-kekuatan yang ada dalam diri setiap individu untuk memulai dan mengarahkan perilaku. Konsep ini digunakan untuk menjelaskan perbedaaan-perbedaan dalam intensitas perilaku dimana perilaku yang bersemangat adalah hasil dari tingkat motivasi yang kuat. Selain itu konsep motivasi digunakan untuk menunjukkan arah perilaku.

Kemudian menurut Nimran (2005 : 47) mendefinisikan motivasi adalah sebagai keadaan dimana usaha dan kemauan keras seseorang diarahkan kepada pencapaian hasil-hasil tertentu. 

Sedangkan menurut Adair (2007 : 192) Motivasi adalah apa yang membuat orang melakukan sesuatu, tetapi arti yang lebih penting dari kata ini adalah bahwa motivasi adalah apa yang membuat orang benar-benar berusaha dan mengeluarkan energi demi apa yang mereka lakukan. Definisi yang sederhana dari kata ‘motivasi’ mungkin "membuat orang mengerjakan apa yang harus dikerjakan dengan rela dan baik". 

 Teori Awal tentang Motivasi
Masih digunakan karena :
• Merupakan dasar dari teori masa kini.
• Masih digunakannya teori ini untuk menjelaskan motivasi karyawannya.

2. Teori ERG adalah teori tentang motivasi yang dicetuskan oleh Clayton Paul Alderfer. Teori ini menyatakan bahwa motivasi dilandasi oleh tiga kebutuhan yaitu adanya eksistensi, hubungan  dan perkembangan pada diri manusia. Kata "ERG" merupakan akronim  dari kata-kata yang berbahasa inggris yaitu ExistenseRelatedness, dan Growth. Dalam teori ERG, eksistensi dijadikan sebagai kebutuhan nyata setiap orang yang sesuai dengan harkat dan martabat  manusia. Kebutuhan akan hubungan dijelaskan dengan adanya interaksi sosial antarmanusia dan interaksi manusia dengan lingkungan sekitarnya sebagai hakikat eksistensi. Dalam proses eksistensi dan interaksi akan muncul kebutuhan manusia untuk tumbuh dan berkembang. Teori ERG hampir sama dengan hirarki kebutuha Maslow .Dalam teori ERG, eksistensi dianggap sebagai kebutuhan pokok, hubungan sebagai kebutuhan sosial dan perkembangan sebagai bentuk aktualisasi diri.

3. 
Teori Kebutuhan McClelland (McClelland’s Theory of Needs) 

Teori kebutuhan McClelland adalah salah satu teori motivasi yang menyatakan bahwa perilaku manusia pada dasarnya dipengaruhi oleh tiga kebutuhan yaitu Kebutuhan akan pencapaian atau berprestasi (Achievement), Kebutuhan akan Kekuasaan (Power) dan Kebutuhan akan Afiliasi (Affiliate). Oleh karena itu, Teori Kebutuhan McClelland sering disebut juga sebagai Teori Tiga Kebutuhan atau Three Needs Theory. Teori Kebutuhan McClelland ini dianggap sebagai perpanjangan Hierarki Kebutuhan Maslow.

Three Needs Theory atau Teori Tiga Kebutuhan ini dikemukan oleh seorang Psikolog Amerika Serikat yang bernama David McClelland pada tahun 1960-an. Menurut McClelland, setiap individu memiliki tiga jenis kebutuhan motivasi ini (Prestasi, Kekuasaan dan Afiliasi) terlepas dari demografi (usia, ras, jenis kelamin, etnis), budaya atau kekayaan mereka. Jenis motivasi ini diperoleh dan dibentuk dari waktu ke waktu melalui pengalaman dalam kehidupan nyata seseorang dan juga pandangan hidupnya.

Tiga Kebutuhan menurut Teori Kebutuhan McClelland

1. Kebutuhan akan Pencapaian (Need for Achievement)

Individu dengan kebutuhan akan pencapaian atau prestasi tinggi ini sangat termotivasi oleh pekerjaan yang menantang dan bersaing. Mereka mencari peluang promosi dalam pekerjaan dan memiliki keinginan kuat untuk mendapatkan umpan balik atas pencapaian mereka. Mereka akan berusaha mendapatkan kepuasan dalam melakukan hal-hal dengan lebih baik. Pencapaian atau Prestasi tinggi akan berkaitan langsung dengan kinerja tinggi. Individu yang berkinerja lebih baik dan di atas rata-rata sangat termotivasi. Orang-orang ini dapat memikul tanggung jawab untuk menyelesaikan masalah di tempat kerja.

McClelland menyebutkan bahwa orang-orang dengan kebutuhan akan prestasi tinggi ini sebagai akan  menetapkan target yang menantang untuk diri sendiri dan mengambil risiko yang disengaja untuk mencapai target yang ditetapkan tersebut. Individu yang memiliki kebutuhan akan pencapaian ini mencari cara yang inovatif dalam melakukan pekerjaan. Mereka menganggap pencapaian tujuan sebagai hadiah dan menghargainya lebih dari sekadar hadiah finansial.

Contoh Kebutuhan akan Pencapaian ini diantaranya seperti seorang pengacara yang memenangkan kasus dan diakui oleh banyak orang ataupun Seorang pelukis yang berhasil melukis sebuah lukisan terkenal.

2. Kebutuhan akan Kekuasaan (Need for Power)

Kebutuhan akan kekuasaan adalah keinginan dalam diri seseorang untuk memegang kendali dan wewenang atas orang lain dan memengaruhi serta mengubah keputusan sesuai dengan kebutuhan atau keinginannya sendiri. Individu tersebut akan termotivasi oleh kebutuhan akan reputasi dan harga diri. Individu yang memiliki kekuasaan dan otoritas yang lebih besar akan melakukan lebih baik daripada mereka yang memiliki kekuasaan kecil.

Umumnya, manajer dengan kebutuhan akan kekuasaan yang tinggi akan menjadi manajer yang lebih efisien dan sukses. Mereka lebih bertekad dan loyal kepada organisasi tempat mereka bekerja. Kebutuhan akan kekuasaan tidak harus selalu dianggap negatif. Ini dapat dipandang sebagai kebutuhan untuk memiliki efek positif pada organisasi dan untuk mendukung organisasi dalam mencapai tujuan organisasinya.

3. Kebutuhan akan Afiliasi (Need For Affiliation)

Kebutuhan untuk berafiliasi adalah dorongan seseorang untuk memiliki hubungan interpersonal dan sosial dengan orang lain atau sekelompok orang tertentu. Mereka berusaha untuk bekerja dalam kelompok dengan menciptakan hubungan yang ramah dan memiliki keinginan yang kuat untuk disukai oleh orang lain. Orang-orang ini cenderung suka berkolaborasi dengan orang lain dalam bersaing dan biasanya akan menghindari situasi yang berisiko tinggi ataupun menghindari situasi yang penuh dengan ketidakpastian.

Individu-individu yang termotivasi oleh kebutuhan akan berafiliasi ini lebih suka menjadi bagian dari suatu kelompok. Mereka suka menghabiskan waktu bersosialisasi dan menjaga hubungan dan memiliki keinginan kuat untuk dicintai dan diterima. Orang-orang yang termasuk dalam kelompok ini cenderung mematuhi norma-norma budaya di tempat kerja yang bersangkutan dan biasanya tidak akan mengubah norma-norma di tempat kerja karena takut ditolak oleh orang-orang disekitarnya.

Mereka bukan pencari risiko dan lebih berhati-hati dalam melakukan pekerjaannya. Individu-individu ini bekerja secara efektif dalam peran yang didasarkan pada interaksi sosial, seperti  layanan klien (customer service) dan tugas-tugas yang dapat berinteraksi pelanggan lainnya.

4. TEORI HANYUT (Flow dan motivasi intrinsik)
Pengertian teori : kegiatan yg menguras perhatian sehingga seseorang mencapai perasaan tidak di batasi waktu (timelessness).
Suatu unsur penting dalam pengalaman flow adalah bahwa motivasi itu tidak berkaitan dengan sasaran akhir. Kegiatan yang dilakukan manusia ketika mencapai perasaan yang tidak dibatasi oleh waktu itu berasal dari proses aktivitas itu sendiri dan bukan upaya untuk mencapai sasaran. Dengan demikian ketika seseorang memiliki perasaan hanyut (flow), maka dia benar-benar termotivasi secara intrinsik.

Mereka yang terlalu tenggelam dalam konsentrasi yang dalam. Tetapi ketika tugas yang mengakibatkan flow itu selesai, dan orang melihat kembali apa yang terjadi, maka dia dipenuhi rasa syukur karena pengalaman itu. Selanjutnya, kepuasan yang diterima dari pengalaman itu disadari. Dan keinginan untuk mengulangi pengalaman itulah yang menciptakan motivasi yang berkelanjutan.
Kejadian flow lebih sering muncul di tempat kerja daripada di saat waktu luang, dimana di saat waktu luang orang akan cenderung untuk bingung dan bosan karena tidak ada sasaran untuk dilakukan.
Contoh kejadian flow misalnya ketika seorang chef restoran menyiapkan masakan dengan sibuknya.

MODEL MOTIVASI INTRINSIK (Ken Thomas)
Pemahaman yang lebih jelas tentang flow sudah ditawarkan dalam model motivasi intrinsik Ken Thomas. Perluasan konsep flow ini mengidentifikasi unsur pokok yang menciptakan motivasi intrinsik.

Thomas menggambarkan karyawan sebagai orang yang termotivasi secara intrinsik bila dia benar-benar peduli dengan pekerjaannya, mencari cara yang lebih baik untuk melakukannya, dan mendapat kekuatan dan kepuasan dalam melakukannya dengan baik. Seperti pada flow, imbalan yang didapatkan dari motivasi intrinsik datang dari pekerjaan itu sendiri dan bukan dari faktor-faktor eksternal seperti kenaikan gaji atau pujian dari atasan. Model Thomas mengemukakan bahwa motivasi intrinsik dicapai ketika orang mengalami perasaan-perasaan adanya pilihan, kompetensi, penuh arti, dan kemajuan. Dia menetapkan komponen-komponen ini sebagai berikut:
- Pilihan adalah peluang untuk mampu menyeleksi kegiatan-kegiatan tugas yang masuk akal bagi seseorang dan melaksanakannya dengan cara yang memadai.
- Kompetensi adalah pencapaian yang seseorang rasakan saat melakukan kegiatan pilihannya dengan cara yang amat terampil.
- Penuh arti adalah peluang untuk mengejar sasaran tugas yang bernilai: sasaran yang terjadi dalam skema yang lebih besar.
- Kemajuan adalah perasaan seseorang bahwa membuat langkah maju berarti dalam mencapai sasaran tugasnya.

5. Teori Kesetaraan 
   Artinya individu membandingkan masukan dan keluaran pekerjaan merekadengan masukan/keluaran orang lain dan kemudian berespons untuk menghapuskansetiap ketidaksetaraan.Acuan yang dipilih oleh karyawan menambah kompleksitas teori kesetaraan.Bukti menunjukkan bahwa acuan yang dipilih merupakan variabel yang penting dalamteori kesetaraan. 

Ada empat perbandinagn acuan yang dapat digunakan olehkaryawan:
1.Di dalam diri sendiri : Pengalaman karyawan dalam posisi yang berbeda dalamorganisasinya yang sekarang ini.
2.Di luar diri sendiri : Pengalaman karyawan dalam situasi atau posisi di luarorganisasinya sekarang ini.
3.Di dalam diri orang lain : Individu atau kelompok individu lain di dalamorganisasi karyawan itu.
4.Di luar diri orang lain : individu atau kelompok individu diluar organisasikaryawan itu.

Berdasarkan teori kesetaraan, bila karyawan memperepsikan ketidaksetaraan, dapatdiprediksi bahwa mereka dapat mengambil salah satu dari enam pilihan berikut.
1.Mengubah masukan mereka (misalnya tidak mengeluarkan banyak upaya)
2.Mengubah keluaran mereka (misalnya menaikkan upah mereka denganmenghasilkan kuantitas yang lebih tinggi dari unit yang kualitasnya lebih rendah)
3.Mendistorsikan persepsi mengenai dirinya.
4.Mendistorsi persepsi mengenai orang lain.
5.Memilih acuan yang berlainan.
6.Meninggalkan medan.

Secara umum, teori ini menegakkan empat dalil yang berkaitan dengan upah yangtidak setara:

1.Jika upah berdasarkan jam kerja, karyawan yang diganjar terlalu tinggimemberikan hasil lebih banyak daripada karyawan yang dibayar dengan gaji yangrata-rata setara.

2.Jika upah berdasarkan kuantitas produksi, karyawan yang diganjar lebih tingimenghasilkan lebih sedikit satuan, tetapi dengan kuantitas lebih tingi, daripadakaryawan yang dibayar rata-rata setara

3.Jika upah berdasarkan jam kerja, karyawan yang dibayar lebih sedikit akanmenghasilkan keluaran (output) dengan kuantitas yang kuang atau lebih buruk.

4.Jika upah berdasarkan kuantitas produksi, karyawan dengan gaji kecilmenghasilkan banyak satuan dengan kualitas redah dibandingkan dengankaryawan yang digaji dengan upah rata-rata setara.

Secara historis, teori kesetaraan berfokus pada keadilan distributif atau keadilanyang dipahami berdasar banyaknya dan alokasi imbalan ke sejumlah individu. Tapikesetaraan juga harus mempertimbangkan kesetaraan prosedural-kesetaraan yangdipersepsikan dari proses yang digunakan untuk menentukan distribusi imbalan.Sebagai kesimpulan, teori kesetaraan memperlihatkan bahwa, untuk kebanyakankaryawan, motivasi sangat dipengaruhi oleh imbalan relatif maupun impalan mutlak. 

Jumat, 25 Juni 2021

TUGAS MANDIRI 6 ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR (SEMESTER GENAP)KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama : Mutiarani Sinaga 
Jurusan: Sistem informasi
Kelas : Malam 

SOAL:

1. Coba Jelaskan tentang manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial disertai contoh ?

2. Coba Jelaskan tentang interaksi masyarakat di pedesaan dan perkotaan disertai contoh ?

3. Menurut pendapat kamu, apakah penting adanya stratifikasi sosial dalam kehidupan masyarakat?Jelaskan disertai contoh!”

JAWABAN: 

1. MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU

Pengertian individu
  Individu berasal dari kata latin “individuum” artinya yang tidak terbagi, maka kata individu merupakan sebutanyang dapat digunakan untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi, melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Istilah individu dalam kaitannya dengan pembicaraan mengenai keluarga dan masyarakat manusia, dapat pula diartikan sebagai manusia.

  Dalam pandangan psikologi sosial, manusia itu disebut individu bila pola tingkah lakunya bersifat spesifik dirinya dan bukan lagi mengikuti pola tingkah laku umum. Ini berarti bahwa individu adalah seorang manusia yang tidak hanya memiliki peranan-peranan yang khas didalam lingkungan sosialnya, melainkan juga mempunyai kepribadian serta pola tingkah laku spesifik dirinya. Didalam suatu kerumunan massa manusia cenderung menyingkirkan individualitasnya, karena tingkah laku yang ditampilkannya hampir identik dengan tingkah laku masa. 

Contoh : Manusia memiliki hak 

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL

Pengertian Makhluk Sosial

Manusia adalah makhluk yang selalu berinteraksi dengan sesamanya. Manusia tidak dapat mencapai apa yang diinginkan dengan dirinya sendiri. Sebagai makhluk sosial karena manusia menjalankan peranannya dengan menggunakan simbol untuk mengkomunikasikan pemikiran dan perasaanya. Manusia tidak dapat menyadari individualitas, kecuali melalui medium kehidupan sosial. 

Manusia juga dikatakan sebagai makhluk sosial karena ia akan membutuhkan bantuan orang lain dalam menjalani hidupnya, karena pada dasarnya manusia pun butuh berinteraksi dengan manusia lain agar ia mampu memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Itu mengapa manusia dikatakan sebagai Makhluk Monodualis.

Contoh : Bergotong-royong membersihkan desa,  Norma agama atau religi adalah norma yang sumber nya dari Tuhan.

2. Pengertian Masyarakat

Dalam Bahasa Inggris disebut  Society, asal katanya Socius yang berarti “kawan”. Kata “Masyarakat” berasal dari bahasa Arab, yaitu Syiek, artinya “bergaul”. Adanya saling bergaul ini tentu karena ada bentuk – bentuk akhiran  hidup, yang bukan disebabkan oleh manusia sebagai pribadi melainkan oleh unsur – unsur kekuatan lain dalam lingkungan sosial yang merupakan kesatuan.

Masyarakat dapat mempunyai arti yang luas dan sempit. Dalam arti luas masyarakat adalah ekseluruhan hubungan-hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya. Atau dengan kata lain kebulatan dari semua perhubungan dalam hidup bermasyarakat. Dalam arti sempit masyarakat adalah sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya territorial, bangsa, golongan dan sebagainya.

Masyarakat Pedesaan


Masyarakat pedesaan selalu memiliki ciri-ciri atau dalam hidup bermasyarakat, yang biasanya tampak dalam perilaku keseharian mereka. Pada situasi dan kondisi tertentu, sebagian karakteristik dapat digeneralisasikan pada kehidupan masyarakat desa di Jawa. Namun demikian, dengan adanya perubahan sosial religius dan perkembangan era informasi dan teknologi, terkadang sebagian karakteristik tersebut sudah “tidak berlaku”. Masyarakat pedesaan juga ditandai dengan pemilikan ikatan perasaan batin yang kuat sesama warga desa, yaitu perasaan setiap warga/anggota masyarakat yagn amat kuat yang hakekatnya, bahwa seseorang merasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat dimanapun ia hidup dicintainya serta mempunyai perasaan bersedia untuk berkorban setiap waktu demi masyarakatnya atau anggota-anggota masyarakat, karena beranggapan sama-sama sebgai masyarakat yang saling mencintai saling menghormati, mempunyai hak tanggung jawab yang sama terhadap keselamatan dan kebahagiaan bersama di dalam masyarakat.

Contoh:

a. Anggota komunitas kecil

b. Hubungan antar individu bersifat kekeluargaan

c. Sistem kepemimpinan informal

d. Ketergantungan terhadap alam tinggi

e. Rasa solidaritas dan gotong royong tinggi

f. Penghidupan utama petani

g. Tingkat mobilitas sosialnya rendah

Masyarakat Perkotaan


Pengertian Kota Seperti halnya desa, kota juga mempunyai pengertian yang bermacam-macam seperti pendapat beberapa ahli berikut ini.

  • Wirth
    Kota adalah suatu pemilihan yang cukup besar, padat dan permanen, dihuni oleh orang-orang yang heterogen kedudukan sosialnya.
  • Max Weber
    Kota menurutnya, apabila penghuni setempatnya dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan ekonominya dipasar lokal.
  • Dwigth Sanderson
    Kota ialah tempat yang berpenduduk sepuluh ribu orang atau lebih.
    Dari beberapa pendapat secara umum dapat dikatakan mempunyani ciri-ciri mendasar yang sama. Pengertian kota dapat dikenakan pada daerah atau lingkungan komunitas tertentu dengan tingkatan dalam struktur pemerintahan.
  • Menurut konsep Sosiologik sebagian Jakarta dapat disebut Kota, karena memang gaya hidupnya yang cenderung bersifat individualistik. Marilah sekarang kita meminjam lagi teori Talcott Parsons mengenai tipe masyarakat kota yang diantaranya mempunyai ciri-ciri :
    a). Netral Afektif :
    Masyarakat Kota memperlihatkan sifat yang lebih mementingkat Rasionalitas dan sifat rasional ini erat hubungannya dengan konsep Gesellschaft atau Association. Mereka tidak mau mencampuradukan hal-hal yang bersifat emosional atau yang menyangkut perasaan pada umumnya dengan hal-hal yang bersifat rasional, itulah sebabnya tipe masyarakat itu disebut netral dalam perasaannya.
    b). Orientasi Diri :
    Manusia dengan kekuatannya sendiri harus dapat mempertahankan dirinya sendiri, pada umumnya dikota tetangga itu bukan orang yang mempunyai hubungan kekeluargaan dengan kita oleh karena itu setiap orang dikota terbiasa hidup tanpa menggantungkan diri pada orang lain, mereka cenderung untuk individualistik.
Contoh: 
a. Kehidupan keagamaan berkurang

b. Sikap mandiri yang kuat

c. Pembagian kerja sangat jelas dan tegas berdasarkan tingkat kemampuan/keahlian

d. Hubungan antar individu beraufat formal

e. Kontrol sosial antar warga rslatif rendah

f. Tingkat pertumbuhan penduduknya sangat tinggi


3. STRATIFIKASI SOSIAL 


Pengertian stratifikasi sosial dapat berupa pengelompokan masyarakat secara sosial, budaya, ekonomi atau politik dalam lapisan-lapisan yang jenjang.

Dasar pembeda antar satu posisi sosial dengan posisi sosial lainnya berupa perbedaan ekonomi, kekayaan, status sosial, pekerjaan, kekuasaan, dan sebagainya.

Menurut saya, itu tidak lah penting.Karena sebaik apapun sosial kita, atau serendah apapun sosial kita , kita tetap lah makhluk tuhan yang saling membutuhkan satu sama lain . Jika adanya stratifikasi sosial tersebut memungkinkan adanya jarak pembeda antara si A yang berstatus sosial nya tinggi dengan si B yang berstatus sosial nya rendah . sehingga keharmonisan dalam lingkungan sekitar tidak akan terwujud sehingga menimbulkan banyak permasalahan.

Rabu, 23 Juni 2021

TUGAS MANDIRI 6 BAHASA INGGRIS (SEMESTER GENAP) - KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama : Mutiarani Sinaga 
Jurusan: Sistem informasi
Kelas : Malam 

QUESTION:
A. Fill in the blanks by using the correct adjective in Positive, Comparative and Superlative Form
Ex: the white jasmines are the most beautiful (Beautiful) flower in our garden
1. Danny is a handsome boy. His father is also handsome. Danny is as ……….. (handsome) as his .
2. I am ………. (young-old) than my younger sister.
3. My new job is ……….. (good) than my old job
4. Farhan and Rio join marathon competition. Farhan can run 5 KM. But Rio gives up earlier than Risma. Farhan can run ………….. (Far) than Rio
5. Maya is the ----------- (kind) girl in our neighborhood she always smiles and greets everyone.
6. Gold is the …………. (Expensive) metal. That’s why it’s so precious
7. Mathematics is the ……….. (difficult) lesson for me. I can’t even memorize the multiplication 
table.
8. Elephant is the ------------- (Big) animal on the land, whilw whale in the sea
9. My Grandpa is the ------------ ( brilliant) in our family. 
10. Mount Everest is ………… (high-low) than the Merapi.

B. Fill in the form of the verb that is actually in brackets in each of the following sentences.
A. If I had seen the concert, I……. (tell) you about it last night..
B. She would give you the money if she…… (have) it.
C. They would have lost their bag if they…………… (leave) it in the hotel.
D. She would have understood her English teacher if she……… (speak) slowly.
E. We……… (go) tonight if we didn't have to 


ANSWER

A. 
1. Danny is a handsome boy. His father is also handsome. Danny is The most handsome (handsome) as his 
father.
2.  I am The young-oldest (young-old) than my younger sister.
3. My new job is The Best  (good) than my old job.
4. Farhan and Rio join marathon competition. Farhan can run 5 KM. But Rio gives up earlier than Risma. Farhan can run The Farest  (Far) than Rio
5. Maya is The most kindest (kind) girl in our neighborhood she always smiles and greets everyone. 
6. Gold is The most expensivest (Expensive) metal. That’s why it’s so precious.
7. Mathematics is The most difficult (difficult) lesson for me. I can’t even memorize the multiplication table.
8. Elephant is The biggest (Big) animal on the land, whilw whale in the sea
9. My Grandpa is The brillianttest  ( brilliant) in our family. 
10. Mount Everest is The high-lowest (high-low) than the Merapi.

B.
1. If I had seen the concert, I inform  you about it last night.
2.  She would give you the money if she ask i.
3. They would have lost their bag if they left it in the hotel.
4. She would have understood her English teacher if she speaking slowly.
5. We goes tonight if we didn't have to study

TUGAS MANDIRI 6 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SEMESTER GENAP)- KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama : Mutiarani Sinaga 
Jurusan: Sistem informasi
Kelas : Malam 

SOAL:
1. Cari dan Ringkaslah sebuah Jurnal yang membahas mengenai Sistem Informasi Akuntansi!
2. Pilihlah salah satu Topik system informasi Akuntansi berikut:
a. Sistem akuntansi Penjualan 
b. Sistem akuntansi Pembelian
c. Sistem akuntansi Piutang
d. Sistem akuntansi Penerimaan Kas
e. Sistem akuntansi Aset Tetap
Lalu deskripsikanlah Sistem akuntansi yang kamu pilih, bagaimana system dan Prosedur 
yang terkait, dan jelaskan fungsi apa saja yang terkait (Flowchart) dan dokumen yang di 
gunakan terkait topic yang kamu pilih.

JAWABAN : 

1. 

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI 


A B S T R A K S I : Sistem Informasi Akuntansi sangat dibutuhkan dalam dunia usaha khususnya pada pihak-pihak pengambil keputusan seperti manajer. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem dimana dapat menghasilkan data-data yang tepat, benar, dapat diandalkan dan &pat waktu. Hal ini dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pelaksanaan sistem informasi secara manual dan secara komputerisasi atau dikenal dengan istilah sistem Elektronik Data Prosesing (EDP). Sistem ini mempunyai banyak kelebihan dan keunggulan dibandingkan sistem manual, namun tentunya bukan berarti tidak terdapat kelemahannya. 
Namun dengan melihat kelebihan-kelebihan yang dimilikinya maka dapat dikatakan bahwa secara 
keselumhan sistem EDP ini bisa dikatakan lebih baik bila dibandingkan dengan sistem informasi secara manual seperti timbulnya ejkiensi biuya atas tenuga ketja dan waktu serta &pat mengurangi tingkat kesalahan yang terjadi. 

PENDAHULUAN 
Dalam dunia usaha dibutuhkan informasi yang cepat dan tepat sebagai dasar dalarn 
pengambilan keputusan oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Informasi ini sangat 
mutlak diperlukan khususnya dalam melakukan proses akuntansi yaitu dalarn menyusun 
laporan keuangan seperti neraca dan laporan laba rugi. 

Data-data yang ada sangat bervariasi dan terus menerus berubah secara cepat. Oleh 
karena itu perlu dilakukan suatu sistem yang tepat sehingga dapat menangani data-data 
tersebut dan rnenghasilkan suatu informasi yang benar, handal dan tepat waktu. 
Pada umumnya, proses-proses akuntansi yang dilakukan masih menggunakan cara 
manual. Sebenarnya, dengan cara manual ini informasi sudah dapat dihasilkan, namun 
ha1 ini akan menimbulkan beberapa kelemahan seperti : 
- Tidak tepat waktu atau memerlukan waktu yang cukup lama dalam prosesnya 
Kadang timbul kesalahan baik dalam perhitungan maupun penulisannya. Hal ini merupakan kesalahan manusia (human error) 
-Timbul ketergantungan pada karyawan yang bertugas pada proses akuntansi tersebut 
-Laporan keuangan yang kadang tidak rapi seperti terjadi kesalahan dalam menulis 
atau tulisan yang jelek dan sulit dibaca.

Oleh sebab itu dibutuhkan suatu alat bantu sebagai pengolah data yang tepat dan cepat agar menghasilkan suatu informasi yang tepat dan cepat pula. Alat bantu yang sering dipakai oleh perusahaan-perusahaan tersebut adalah komputer beserta software yang mendukung yaitu program-program aplikasi dan program-program yang dibuat khusus oleh perusahaan sesuai dengan kebutuhan perusahaan masing-masing yang berbeda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya.

Pelaksanaan informasi secara komputerisasi tersebut tidak asal jadi, melainkan harus memenuhi beberapa syarat tertentu seperti: 

*Suatu sistem yang dikomputerisasi haruslah mempunyai sistem manual yang sudah 
baik dan teratur sehingga dapat dengan mudah dikomputerisasi. Dengan adanya sistem manual yang baik tentunya sudah dapat diketahui kendala-kendala apa saja yang akan terjadi dan ha1 ini akan dapat diantisipasi. Oleh karena itu proses pemindahan sistem dari manual ke komputer tidak akan menimbulkan suatu masalah lagi, melainkan hanya cara kerjanya saja yang berubah yaitu dari manual ke komputer. 

* Program yang baik, yaitu suatu program yang benar-benar dapat mewakili sistem tersebut secara keseluruhan, jugamengantisipasi kendala-kendala yang mungkin terjadi. Disini sebelum program tersebut dilaksanakan hams sudah diuji coba terlebih dahulu selama beberapa bulan (trial and error) untuk menguji kehandalan program 
tersebut. Selain itu program haruslah bersifat user-friendly yaitu mudah digunakan dan mudah dikuasai oleh personil yang bertugas. 

*Lingkungan yang memadai seperti tersedianya komputer yang baik yang nantinya akan mendukung pelaksanaan program yang akan dipakai. Selain itu juga dibutuhkan personil yang cakap dalam komputer, dalam ha1 ini tidaklah perlu seseorang yang benar-benar ahli dalam komputer melainkan setidaknya mengetahui tentang cara pemakaian program tersebut. Disini perusahaan akan lebih baik bila melakukan 
training tentang pemakaian program terhadap personil yang nantinya akan melaksanakan program tersebut .

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI 
Definisi Sistem Informasi Akuntansi (Wing, 1994:9) adalah :" Sistem Informasi Akuntansi adalah komponen organisasi yang dirancang untuk mengolah data keuangan menjadi informasi atau laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak internal maupun eksternal perusahaan. Data dapat diolah menjadi informasi dengan cara manual maupun dengan bantuan komputer " .

Dari definisi diatas dapat diambil kesimpulan bahwa Sistem Informasi Akuntansi 
dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara manual dan dengan bantuan komputer. Namun pada umumnya penggunaan istilah Sistem Informasi Akuntansi lebih merujuk pada Sistem Informasi Akuntansi yang berbasis komputer atau lebih dikenal dengan nama Sistem Elektronik Data Prosesing (Electronic Data Procesing). Dengan penggunaan Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer maka akan terjadi beberapa perubahan dalam sistem perusahaan Uogiyanto,1988:50) antara lain : 

1. Perubahan terhadap struktur organisasi 
Pada perusahaan besar, penerapan komputer akan menimbulkan suatu departemen 
baru yaitu departemen komputer atau departemen pengolahan data elektronik. 
Penerapan komputer juga dapat membawa perubahan dari struktur organisasi 
desentralisasi menjadi sentralisasi. Dengan komputer dan alat-alat komunikasi, maka 
dapat dilakukan pengiriman data dari satu tempat ke tempat yang lainnya, sehingga 
data dapat dipusatkan di satu tempat untuk diolah. 

2. Perubahan terhadap simpanan data 
Pada sistem manual data dicatat di jurnal dan buku besar serta buku besar pembantu. 
Pada sistem komputer, data disimpan di file dalam bentuk yang hanya dapat dibaca 
oleh mesin seperti disk magnetik 

3. Perubahan pemrosesan volume data besar yang rutin 

4. Perubahan terhadap ketersediaan informasi 
Komputer dapat menyediakan informasi pada saat yang dibutuhkan 

5. Perubahan dalam pengendalian intern 
Dengan diterapkannya komputer maka pengendalian intern juga akan mengalami 
perubahan terutama pada pengendalian akuntansi 

6. Perubahan penelusuran akuntansi 
Penelusuran akuntansi tetap masih ada, tetapi banyak elemen-elemennya yang 
berubah. Secara manual, penelusuran akuntansi mempunyai jalur dari laporan-laporan 
yang dihasilkan ke catatan-catatan dan dokumen-dokumen dasar sebagai bukti transaksi. 

Pada sistem komputer, penelusuran akuntan menembus sistem komputer 
Selain perubahan yang terjadi, terdapat pula beberapa keuntungan dari penggunaan 
komputer, antara lain : 
1. Kecepatan dari penggunaan komputer lebih tinggi dibanding manual 
2. Data yang dihasilkan menjadi lebih akurat 
3. Komputer dapat mengerjakan tugas-tugas yang bersifat rutin atau berulang-ulang tanpa merasa bosan ataupun lelah . 

Namun harus diingat pula bahwa penggunaan komputer tidak selamanya 
menguntungkan, dimana adakalanya timbul masalah-masalah seperti : 
*Keluaran yang dihasilkan akan buruk bila inputldata yang dimasukkan juga buruk.
*Output/keluaran akan buruk bila program yang diterapkan juga buruk.
*Hilangnya kreativitas 
*Hilangnya fleksibilitas 
*Hilangnya abes atas penyimpanan 
*Ketergantungan yang sangat tinggi terhadap komputer sehingga bila timbul masalah atas komputer , misal data hilang karena terserang virus atau listrik mati mendadak maka akan menimbulkan kemacetan atas pekerjaan dan informasi.

Pada Sistem Informasi Akuntansi terdapat tujuh komponen pokok yaitu manusia, 
komputer dan mesin otomatisasi, program komputer, database, sistem pengkodean, 
dokumen dan laporan (Wing,1994:30). Berbagai komponen ini hams saling bekerjasama 
dan bertukar serta mengolah data sehingga menghasilkan informasi bagi pemakainya.

Penjelasan masing-masing komponen tersebut sebagai berikut : 
1. Manusia 
Pada Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer, peranan komputer dan alat 
pendukungnya sangatlah penting. Namun hams diingat bahwa meskipun perusahaan 
sudah dijalankan secara komputerisasi, tenaga manusia tetaplah diperlukan, antara 
lain : 
-Operator bertugas mengelola data dari penyiapan data hingga pemasukan data ke sistem kornputer 
-Pustakawan bertugas menyimpan data-data dan program-program komputer secara terpisah dari ruang komputer. Pustakawan juga bertanggungjawab atas peminjaman data dan program pada orang-orang yang berhak 
-Manajer adalah pemakai akhir sistem informasi. --Manajer membutuhkan informasi sesuai dengan yang diperlukannya berdasar data-data yang ada dan telah diproses oleh program komputer 
-Administrator database bertugas atas tersedianya data-data yang dibutuhkan oleh 
manajer dan keserasian serta keterpaduan dalam suatu sistem informasi 
-Programmer bertanggung jawab atas program-program komputer yang digunakan oleh perusahaan. la harus dapat menterjemahkan sistem yang digunakan oleh perusahaan kedalam bahasa pemrograrnan sehingga menghasilkan program yang benar-benar mewakili sistem 

2. Komputer dan mesin otomatisasi 
Komputer adaIah perangkat keras yang berfungsi mengubah input menjadi output yang berupa informasi dengan memproses data. Dalam suatu komputer terdiri atas lima komponen utama yaitu: 
*Perangkat masukan (input unit) 
Perangkat ini digunakan untuk menerima masukan atau input baik berupa program maupun data. Contoh : keyboard, mouse, joystick, scanner,barcode reader, voice recognition,trackball, digitizer, light pen 
*Prosesor (processor) 
Prosesor merupakan otak komputer karena ia adalah perangkat utama yang 
berfungsi melakukan pengolahan data 
*Perangkat keluaran (Output unit) 
Perangkat ini digunakan untuk mengeluarkan hasil pemrosesan yang dilakukan 
oleh prosesor dan merubahnya kedalam bentuk yang dapat dimengerti oleh manusia. Contoh : monitor, printer, speaker 
*Perangkat penylmpanan (storage unit) 
Perangkat ini berguna untuk menyimpan data-data dan program. Contoh : disket, harddisk, CD Row 
*Perangkat tambahan (peripheral device) 
Perangkat ini berguna untuk menambah kegunaan komputer. Contoh : penggunaan jaringan komputer
Selain komputer masih diperlukan mesin otomatisasi lain seperti mesin fotocopy, 
mesin absensi, faksimili, pesawat telepon dan peralatan lainnya 

3. Program Komputer 
Program komputer merupakan perangkat lunak yang diperlukan untuk pelaksanaan komputer. Perangkat keras komputer tidak akan dapat berfungsi apabila tidak ada program komputer. Teknologi yang ada pada perangkat keras akan berfungsi bila diberikan instruksi-instruksi khusus kepadanya. Instruksi-instruksi inilah yang 
disebut dengan perangkat lunak.
Berdasarkan kegunaannya, program komputer dapat digolongkan kedalam tiga jenis 
yaitu : 
*Sistem operasi yaitu berisi perintah dasar untuk mengendalikan dan mengkoordinasi kegiatan sistem komputer yaitu mulai dari komputer dihidupkan sampai dimatikan. Contoh : DOS, Windows NT Unix.
*Bahasa komputer yaitu bahasa yang digunakan untuk membuat program komputer dimana bahasa tersebut digunakan untuk menerjemahkan instruksi-instruksi yang ditulis dalam bahasa pemrograman ke dalam bahasa mesin supaya dapat dimengerti oleh komputer. Contoh : Basic, Cobol, Fortran, Pascal. 
*Program Aplikasi adalah program yang siap digunakan untuk mengolah data menjadi informasi. Program aplikasi ini sering disebut dengan program komputer yang sudah siap pakai. Contoh : lotus, WS, MS Word, Excel, Amipro 

4. Database 
Database adalah kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan lainnya dan disimpan di perangkat keras komputer dan digunakan oleh perangkat lunak dengan jalan memanipulasi data yang ada sehingga menghasilkan suatu informasi. Pada pendekatan tradisional, data-data yang ada dikumpulkan dalam file-file yang berdiri 
sendiri dan tidak berhubungan satu dengan lainnya. Biasanya tiap-tiap file dirancang 
untuk aplikasi tertentu, misal : aplikasi penjualan maka diperlukan data-data penjualan, aplikasi personalia diperlukan data-data karyawan. 
Hal ini akan menimbulkan beberapa kelemahan antara lain : 
-Terjadi duplikasi data karena tiap aplikasi membentuk file data sendiri, misal : aplikasi personalia dan aplikasi penggajian sama-sama membutuhkan data karyawan
-Tidak terjadi hubungan data karena masing-masing aplikasi yang ada berdiri 
sendiri-sendiri.

Pada pendekatan database kedua kelemahan diatas dapat dikurangi dengan cara data-
data yang ada dikumpulkan secara bersama-sama secara umum sehingga dapat 
digunakan bersarna-sama untuk semua aplikasi yang ada.

5. Sistem Pengkodean 
Kode digunakan untuk tujuan mengklasifikasikan data, memasukkan data ke dalam komputer dan mengarnbil bermacam-macam informasi yang berhubungan dengannya. Kode dapat dibuat dari kumpulan angka, huruf maupun karakter-karakter khusus. Dalam merancang suatu kode harus diperhatikan beberapa hal (Jogiyanto,1988:302)antara lain : 
-Harus mudah diingat 
-Harus unik untuk masing-masing item yang diwakilinya 
-Harus fleksibel sehingga memunglankan perubahan-perubahan atau penarnbahan item baru 
-Harus efisien sehingga mudah diingat dan efisien bila disimpan 
-Harus konsisten 
-Harus distandardisasi untuk seluruh tingkatan dan departemen dalam organisasi 
-Spasi harus dihindarkan karena dapat menyebabkan kesalahan dalam penggunaannya 
-Hindari karakter yang mirip 
-Panjang kode harus sama 

6. Dokumentasi 
Sistem informasi yang baik akan menghasilkan suatu dokumentasi yang baik pula. Dokumentasi meliputi skema, tabel, formulir dan dokumen lainnya.Pada Sistem Informasi Akuntansi, dokumen yang harus ada (Wing,1994:38) yaitu : 
- Dokumentasi prosedural yang menguraikan berbagai prosedur dan standar yang menyangkut pelaksanaan sistem informasi.
-Dokumentasi Sistem yaitu dokumentasi yang menjelaskan semua hal yang berhubungan langsung dengan sistem pemrosesan data.
-Dokumentasi program yaitu menguraikan kegunaan program, cara mengubah program, pemeliharaan dan pembuatan program komputer.
-Dokumentasi operasi berisi cara menjalankan program dan menghentikan program, data apa saja yang diperlukan dan informasi apa saja yang dihasilkan.
- Dokumentasi data yang berfungsi menjelaskan semua data yang ada didalam data base.

7. Laporan 
Laporan merupakan output keluaran dari suatu sistem informasi. Keluaran yang merupakan laporan formal biasanya ditampilkan dalam media kertas. Laporan formal merupakan laporan yang paling dominin dalam Sistem Informasi Akuntansi.

PENGAWASAN DALAM LINGKUNGAN KOMPUTER

Pada Sistem Informasi yang baik harus mempunyai suatu pengendalian, hal ini 
bertujuan untuk menghindari kesalahan, kecurangan maupun penyelewengan yang 
mungkin terjadi. Pada perusahaan yang sudah menggunakan Sistem Informasi Akuntansi 
berbasis komputer hams menetapkan dua jenis pengawasan (Wing, 1994: 102) antara lain : 

1. Pengawasan Aplikasi / Pengawasan Transaksi 
Pengawasan Aplikasi adalah pengawasan yang dirancang untuk menjamin bahwa semua transaksi yang terjadi sudah mendapat otorisasi dan sudah dicatat, diklasifikasi, diproses dan dilaporkan dengan benar. 
Pengawasan Aplikasi meliputi tiga jenis pengawasan yaitu : 
- Pengawasan masukan bertujuan untuk meyakinkan bahwa semua data transaksi 
telah lengkap dan bebas dari kesalahan sebelum dilakukan proses pengolahan. Selain itu juga menjamin bahwa data yang ada sesegera mungkin diproses.
Pengawasan proses dilakukan pada saat data sudah diinputkan dan diproses oleh komputer. Tujuan dari pengawasan ini yaitu : 
a. Data yang diolah sudah teliti dan lengkap 
b. File dan program yang digunakan untuk proses data sudah benar 
c. Semua data, catatan dan transaksi lainnya dapat ditelusuri dengan mudah 

-Pengawasan keluaran dilakukan untuk mernastikan bahwa keluaran yang dihasilkan 
oleh sistem sudah lengkap, benar dan didistribusikan ke pemakai yang berhak 

2.Pengawasan Umum 
Pengawasan umum adalah pengawasan terhadap berbagai prosedur, aktivitas dan aktiva yang tidak secara langsung tercakup dalam pengawasan aplikasi. Pengawasan umum meliputi :
-Praktik manajemen yang sehat meliputi perencanaan, penganggaran, pemilihan 
karyawan dan pengawasan atas karyawan 

-Pengawasan operasional bertujuan meningkatkan efisiensi pekerjaan tiap karyawan 

-Pengawasan organisasional bertujuan memberi pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas untuk tiap bagian perusahaan 

-Pengawasan dokumentasi dimana dokumen harus disimpan dengan baik.

-Pengawasan otorisasi meliputi otorisasi umum dan otorisasi khusus.
-Pengawasan aktiva meliputi pencatatan di buku pembantu, penggunaan dokumen, 
perhitungan fisik dan penilaian kembali aktiva 
- Pengamanan aktiva yaitu membatasi orang-orang tertentu yang dapat menggunakannya, misalnya penggunaan data tertentu hanya dapat diakses oleh orang-orang yang berhak saja maka digunakan kata sandi.

PENUTUP 
Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi berbasis komputer atau lebih sering disebut dengan Sistem Elektronik Data Prosesing (EDP) sangatlah penting untuk dilaksanakan pada masa kini dimana kemajuan teknologi dan persaingan yang ada sangat tinggi. Sistem informasi berbasis komputer yang benar-benar dapat mewakili sistem yang ada pada perusahaan akan memberikan banyak keuntungan-keuntungan dibanding kendala-kendala yang ada, diantaranya kecepatan proses, integrasi data, keakuratan data dan laporan yang tepat waktu. Oleh karena itu harus didukung pula oleh komponen-
komponen lainnya seperti peralatan yang memadai, personil-personil yang paham atas 
sistem tersebut dan usaha dari 

 secara terus menerus untuk mencapai 
kesempurnaan pemakaian sistem tersebut dengan cara trial and error serta mengikuti 
perkembangan kondisi perusahaan dan lingkungan yang ada 

DAFTAR PUSTAKA 
Jogiyanto H.M., Sistem Informusi Auntansi berbasis komputer, buku satu Konsep Dasar dan 
Komponen, edisi pertama, BPFE Yogyakarta, 1988. 
Wilkinson, Joseph W & Marianus Sinaga, Sistem Akuntansi dun Informasi, jilid satu, edisi 
kedua, Penerbit Erlangga, 1990 
Wing Wahyu Winarno, Sistem lnformasi Akuntansi, edisi pertama, Bagian ~eherbitan 
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta, 1994 
Wittry, Eugene J., Managing Information Systems, An integrated approach, Society of 
Manufacturing Engineers Publications Development Department, 1987.

2. Topik sistem informasi akuntansi
A. Sistem akuntansi Penjualan 

Definisi Penjualan
Menurut Mulyadi dalam bukunya yang berjudul Sistem Akuntansi, menyebutkan bahwa: Penjualan adalah kegiatan yang terdiri dari penjualan barang atau jasa baik secara kredit maupun secara tunai.”
Sistem Informasi Akuntansi Penjualan
Menurut Mulyadi dalam bukunya yang berjudul Sistem Akuntansi, definisi penjualan adalah sebagai berikut: “Penjualan adalah kegiatan yang terdiri dari penjualan barang atau jasa baik secara kredit maupun secara tunai .”

Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Penjualan
A.   Fungsi Yang Terkait
Beberapa fungsi yang terkait dalam prosedur penjualan menurut Mulyadi dalam bukunya Sistem Akuntansi adalah sebagai berikut :
1.    Fungsi Kas
Fungsi ini bertanggungjawab sebagai penerima kas dari pembeli.
2.    Fungsi Gudang
Fungsi gudang berfungsi untuk menyediakan barang yang diperlukan oleh pelanggan sesuai dengan yang tercantum dalam tembusan faktur penjualan yang diterima dari fungsi penjualan.
3.    Fungsi Akuntansi
Fungsi ini bertanggungjawab sebagai pencatat transaksi penjualan dan penerimaan kas dan pembuatan laporan penjualan.
4.    Fungsi Pengiriman
Fungsi pengiriman berfungsi untuk menyerahkan barang yang kuantitas, mutu, dan spesifikasinya sesuai dengan yang tercantum dalam tembusan faktur penjualan yang diterima dari fungsi penjualan.

B.    Dokumen yang Digunakan
Dokumen-dokumen yang digunakan dalam sistem akuntansi penjualan, menurut Mulyadi dalam bukunya Sistem Akuntansi adalah sebagai berikut :
1.    Faktur Penjualan Tunai
Dokumen ini digunakan untuk merekam berbagai informasi yang diperlukan oleh manajemen mengenai transaksi penjualan tunai.
2.   Bukti Setor Bank
Dibuat oleh fungsi kas sebagai bukti penyetoran kas ke bank
 3. Rekap Harga Pokok Penjualan
Digunakan oleh fungsi akuntansi untuk meringkas harga pokok produk yang dijual selama satu periode.

C.    Catatan yang Digunakan
Menurut Mulyadi dalam bukunya yang berjudul Sistem Akuntansi, catatan akuntansi yang digunakan dalam sistem penjualan adalah:
1.    Jurnal Penjualan
Jurnal Penjualan, catatan akuntansi ini digunakan untuk mencatat transaksi penjualan baik secara kredit maupun tunai.
2.    JurnalUmum                                                          Jurnal Umum, catatan akuntansi ini digunakan untuk mencatat harga pokok produk yang dijual selama periode tertentu.
3.    Kartu Persediaan.
Kartu Persediaan, catatan akuntansi ini merupakan buku pembantu yang berisi rincian mutasi setiap jenis persediaan.
Berikut ini adalah flowchart penjualan pada toko Rejeki :

1. Flowchart Penjualan Tunai

Deskripsi Tugas dan Wewenang Masing-masing Bagian
1.       Pembeli
-  Mencatat data data spring bed yang diinginkan
-  Memberikan data spring bed yang diinginkan kepada bagian penjualan
-  Menerima info dan harga spring bed yang diinginkan dari bagian penjualan
-  Memberikan data pembeli, pembayaran, dan info pengiriman kepada bagian penjualan
- Menerima nota tembusan (rangkap ke-2) dari bagian penjualan
- Menerima barang langsung dari bagian penjualan jika barang tidak dikirim
- Menandatangani nota yang diberikan oleh bagian pengiriman
- Menyerahkan kembali nota yang telah ditandatangani kepada bagian pengiriman
- Memberikan pelunasan pembayaran terhadap barang yang dibeli kepada bagian pengiriman

2.       Bagian Penjualan
- Menerima data spring bed yang diinginkan pembeli
- Memberikan info dan harga spring bed kepada pembeli sesuai dengan data spring bed yang diinginkan pembeli
- Menghubungi bagian gudang dan menyerahkan data spring bed yang diinginkan oleh pembeli kepada bagian gudang
- Menerima spring bed yang telah disiapkan oleh bagian gudang sesuai permintaan pembeli
- Meminta data pembeli, pembayaran, dan info pengiriman kepada pembeli
- Menerima data pembeli, pembayaran, dan info pengiriman dari pembeli
- Membuat nota rangkap 2 dan mencatat data pembelian, pembayaran, dan info pengiriman pada nota
- Memberikan nota tembusan(rangkap ke-2)  kepada pembeli jika barang tidak dikirim
- Memberikan barang langsung ke pembeli jika barang tidak dikirim
- Menyerahkan nota asli dan barang pada bagian pengiriman jika barang dikirim ke pembeli
- Menerima nota asli dan pelunasan pembayaran barang yang dibeli oleh pembeli dari bagian pengiriman
- Memberikan nota asli dan pelunasan pembayaran barang yang dibeli oleh pembeli kepada bagian akuntansi

3.       Bagian Gudang
-  Menerima data spring bed yang diinginkan oleh  pembeli dari bagian penjualan
-  Menyiapkan spring bed yang diinginkan oleh  pembeli
-  Menyerahkan spring bed yang diinginkan oleh  pembeli kepada bagian penjualan

4.       Bagian Pengiriman
- Menerima nota asli dan barang yang diinginkan pembeli dari bagian penjualan
- Mengirim barang kepada pembeli
-  Menyerahkan barang kepada pembeli
-  Meminta pembeli menandatangani nota sebagai bukti bahwa barang telah dikirim ke tempat pembeli
- Menerima nota yang telah ditandatangani oleh pembeli
- Meminta pelunasan pembayaran barang kepada pembeli
- Menerima pelunasan pembayaran barang dari pembeli
- Memberikan nota dan pelunasan pembayaran barang dari pembeli kepada bagian penjualan

5.       Bagian Akuntansi
- Menerima nota dan pelunasan pembayaran barang yang dibeli oleh pembeli dari bagian penjualan
-  Membuat laporan penjualan rangkap 2
-  Memberikan laporan penjualan asli (rangkap 1) kepada pimpinan
- Menyimpan nota asli (rangkap 1)
-  Menyimpan laporan penjualan tembusan (rangkap 2)

6.       Pimpinan
- Menerima laporan penjualan asli (rangkap 1) dari bagian akuntansi

2. Flowchart Penjualan kredit
Deskripsi Tugas dan Wewenang Masing-masing Bagian
1.       Lembaga Kredit
-  Memberikan info kredit kepada pembeli
-  Menerima kelengkapan administrasi kredit dari pembeli
- Memeriksa kelayakan kredit
- Membuat perjanjian kredit rangkap 2
- Memberikan perjanjian kredit rangkap 2 kepada pembeli untuk ditandatangani
- Menerima perjanjian kredit (2 rangkap) yang telah ditandatangani oleh pembeli
Menandatangani perjanjian kredit (2 rangkap)
- Menyimpan perjanjian kredit yang asli (rangkap ke-1)
Mengunjungi toko dan menyerahkan data barang yang diinginkan pembeli kepada bagian penjualan
- Memberikan data pembeli, pembayaran, dan info pengiriman kepada bagian penjualan

2.       Pembeli
-  Mencatat data data spring bed yang diinginkan
-   Memberikan data spring bed yang diinginkan kepada bagian penjualan
-  Menerima info dan harga spring bed yang diinginkan dari bagian penjualan
- Menerima info mengenai alternatif lembaga kredit dari bagian penjualan
-  Mengunjungi lembaga kredit sesuai dengan pilihan pembeli
- Meminta info kredit kepada lembaga kredit
-  Menerima info kredit dari lembaga kredit
-  Memberikan kelengkapan administrasi kredit kepada lembaga kredit
-  Menerima perjanjian kredit rangkap 2 untuk ditandatangani dari lembaga kredit
- Menandatangani perjanjian kredit (2 rangkap)
- Memberikan perjanjian kredit (2 rangkap) yang telah ditandatangani kepada lembaga kredit

3.       Bagian Penjualan
- Menerima data spring bed yang diinginkan pembeli
-  Memberikan info dan harga spring bed kepada pembeli sesuai dengan data spring bed yang diinginkan pembeli
- Memberikan info mengenai alternatif lembaga kredit kepada pembeli
-  Menerima data spring bed yang diinginkan pembeli
- Menghubungi bagian gudang dan menyerahkan data spring bed yang diinginkan oleh pembeli kepada bagian gudang
- Menerima spring bed yang telah disiapkan oleh bagian gudang sesuai permintaan pembeli
- Meminta data pembeli, pembayaran, dan info pengiriman kepada lembaga kredit
- Menerima data pembeli, pembayaran, dan info pengiriman dari lembaga kredit
- Membuat nota rangkap 2 dan mencatat data pembelian, pembayaran, dan info pengiriman pada nota
- Memberikan nota tembusan(rangkap ke-2)  kepada lembaga kredit jika barang tidak dikirim
- Memberikan barang langsung ke lembaga kredit jika barang tidak dikirim
- Menyerahkan nota asli dan barang pada bagian pengiriman jika barang dikirim ke pembeli
- Menerima nota asli dan pelunasan pembayaran barang yang dibeli oleh pembeli dari bagian pengiriman
- Memberikan nota asli dan pelunasan pembayaran barang yang dibeli oleh pembeli kepada bagian akuntansi

4.       Bagian Gudang
- Menerima data spring bed yang diinginkan oleh  pembeli dari bagian penjualan
- Menyiapkan spring bed yang diinginkan oleh  pembeli
- Menyerahkan spring bed yang diinginkan oleh  pembeli kepada bagian penjualan

5.       Bagian Pengiriman
-  Menerima nota asli dan barang yang diinginkan pembeli dari bagian penjualan
-  Mengirim barang kepada pembeli
-  Menyerahkan barang kepada pembeli
- Meminta pembeli menandatangani nota sebagai bukti bahwa barang telah dikirim ke tempat pembeli
- Menerima nota yang telah ditandatangani oleh pembeli
- Meminta pelunasan pembayaran barang kepada pembeli
-  Menerima pelunasan pembayaran barang dari pembeli
- Memberikan nota dan pelunasan pembayaran barang dari pembeli kepada bagian penjualan

6.       Bagian Akuntansi
-  Menerima nota dan pelunasan pembayaran barang yang dibeli oleh pembeli dari bagian penjualan
-  Membuat laporan penjualan rangkap 2
-  Memberikan laporan penjualan asli (rangkap 1) kepada pimpinan
- Menyimpan nota asli (rangkap 1)
-  Menyimpan laporan penjualan tembusan (rangkap 2)

7.       Pimpinan
- Menerima laporan penjualan asli (rangkap 1) dari bagian akuntansi

Kamis, 17 Juni 2021

TUGAS MANDIRI 5 ORGANISASI DAN SISTEM KOMPUTER (SEMESTER GENAP) - KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama : Mutiarani Sinaga 
Jurusan : Sistem informasi
Kelas : Malam 

Jawaban : 
1. Modul I/O (Input/Output) Adalah interface atau central switch untuk mengendalikan satu atau lebih peripheral atau perangkat input output. Konektor mekanis berisi fungsi logik untuk komunikasi antara bus dan peripheral. Tidak hanya sekedar modul penghubung, tetapi sebuah piranti yang berisi logika dalam melakukan fungsi komunikasi antara peripheral dan bus computer.

Modul I/O adalah komponen dalam Sistem Komputer:

- Bertanggung jawab atas pengontrolan sebuah perangkat luar
- Bertanggung jawab atas pertukaran data antar perangkat luar tersebut dengan memori utama ataupun dengan register-register CPU
- Antarmuka internal dengan computer (CPU dengab memori utama)
- Antarmuka internal dengan perangkat external untuk menjalankan fungsi-fungsi pengontrolan

2. CARA KERJA DARI MODUL I/O SECARA UMUM

Perangkat eksternal dihubungkan dengan komputer oleh suatu link dengan modul I/O. Link digunakan untuk pertukaran control, status dan data antara modul I/O dengan perangkat eksternal.

Data berbentuk sekumpulan bit untuk dikirimkan ke modul I/O atau diterima dari modul I/O. Control Signal menentukan fungsi – fungsi yang akan dilakukan perangkat, seperti mengirimkan data ke modul I/O (INPUT atau READ), menerima data dari modul I/O (OUTPUT atau WRITE), report status, atau membentuk fungsi control tertentu keperangkat. Signal status menandai status perangkat. Misalnya READY/NOT READY untuk menunjukan kesiapan perangkat untuk mengirimkan data.

Control logic berkaitan dengan perangkat yang mengontrol operasi perangkat dalam memberikan respons yang berasal dari modul I/O. Transducer mengubah data dari energy listrik menjadi energy lain selama berlangsungnya output dan dari bentuk energy tertentu menjadi energy listrik selama berlangsungnya input. Umumnya, suatu buffer dikaitkan dengan transducer untuk menampung sementara data yang ditransfer di antara modul I/O dan dunia luar. Ukuran buffer yang umum adalah 8 hingga 16 bit.

Prinsip kerja yang dilakukan perangkat input adalah merubah perintah yang dapat dipahami oleh manusia kepada bentuk yang dipahami oleh komputer (machine readable form), ini berarti mengubahkan perintah dalam bentuk yang dipahami oleh manusia kepada data yang dimengerti oleh komputer yaitu dengan kode – kode binary (binary encoded information). Perangkat input dapat digolongkan menjadi dua golongan, yaitu perangkat input langsung dan perangkat input tidak langsung. Perangkat input langsung yaitu input yang digunakan langsung diproses di CPU, tanpa melalui media lain. Sedangkan perangkat input tidak langsung adalah input yang dimasukkan tidak langsung diproses di CPU.

3. 

TUGAS MANDIRI 5 DASAR PEMROGRAMAN (SEMESTER GENAP) - KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama :Mutiarani Sinaga 
Jurusan :Sistem informasi
Kelas : Malam 

SOAL:
1 Jelaskan pengertian perulangan atau looping dalam pemrograman dan berikan contoh 
penerapannya !
2 Program di bawah adalah contoh perulangan menggunakan for dan while. Jalankan kode 
tersebut, kemudian ubahlah outpunya sampai batas 31 dan cetak “Tanggal Ulang Tahunku” 
ketika angka bernilai sama dengan tanggal lahir mu. 

Jawaban: 

Program Looping atau Pengulangan adalah suatu yang wajib dikuasai oleh seorang Programmer, ini karena looping adalah jiwa dari program. Banyak Algoritma yang memerlukan looping sebagai sarana terwujudnya Algoritma tersebut seperti Algoritma Array, Searching, Sorting, dll. Dari sini kebayang bagaimana pentingnya sebuah looping dalam sebuah program. Maka dari itu Aden Kejawen yang suka looping alias muter-muter kalo jelasin, akan mencoba berbagi tentang Algoritma dan Syntax Looping dalam Bahasa C.

Bahasa C memang sepopuler Visual Basic atau PHP di Indonesia tapi seperti yang kita tau semua bahwa Bahasa C adalah bahasa Free Platform yang powerfull dan merupakan Source Code dari Core Linux, dan Unix. Selain itu Visual C# atau Visual C++ yang disediakan oleh Microsoft juga menjadi pertimbangan untuk mengembangkan bahasa C di Indonesia.

Looping dalam Bahasa C dibagi menjadi 3 yaitu For, While dan Do While. For digunakan untuk Looping otomatis dan lebih sering dipakai ketimbang While dan Do While. Sementara While dan Do While adalah Looping Conditional sehingga While dan Do While lebih Fleksibel. Tergantung anda sendiri selaku programmer ingin menggunakan yang mana.

Contoh :

 

1.    Mengubah output program FOR dan WHILE

Jawaban :

SEBELUM :

  
 

 
SESUDAH : 

 

 

ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP (SEMESTER 2 ) KALKULUS - KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama: Mutiarani Sinaga  Jurusan : Sistem informasi Kelas : Malam