Selasa, 08 Juni 2021

TUGAS MANDIRI 5 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SEMESTER GENAP)- KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama :Mutiarani Sinaga 
Jurusan : Sistem informasi
Kelas : Malam 

SOAL:
1. Jelaskan unsur pengendalian intern yang dilakukan perusahaan dalam Sistem Akuntansi 
Penerimaan Kas!
2. Jelaskan jaringan prosedur yang membentuk sistem akuntansi penerimaan kas!
3. Jelaskan fungsi bukti kas keluar dalam system pengeluaran kas! 
4. Jelaskan tanggung jawab fungsi kas dalam sistem pengeluaran kas!
5. Sebutkan unsur-unsur pengendalian akuntansi terhadap kas yang bersangkutan dengan praktik 
yang sehat.
6. Sebutkan fungsi fungsi yang terkait dalam sistem pengeluaran kas dan tanggung jawabnya 
masing-masing.

Jawaban : 

1. 

Pengendalian Internal Terhadap Kas

Akuntansi terhadap kas secara spesifik berperan dalam hal penyediaan informasi yang dibutuhkan manajemen terkait kas. Akuntansi terhadap kas ini diarahkan dalam dua hal yakni administratif dan kontrol akuntansi. Hal ini sendiri terdiri atas penyediaan kas yang cukup untuk operasional harian perusahaan, menghindari kas yang menganggur, serta mencegah kerugian akibat penyalahgunaan kas.

Berdasarkan keterangan di atas, maka jelas bahwa kas harus bisa dikendalikan melalui suatu pengendalian internal yang tepat. Pengendalian internal terhadap kas sendiri dilakukan untuk beberapa tujuan berikut.

  1. Mencegah terjadinya pemborosan, penyelewengan, dan ketidakefisienan kas yang dimiliki perusahaan.

  2. Menjamin ketelitian dan kepercayaan atas keberadaan data akuntansi yang dihasilkan.

  3. Mendorong efisiensi operasional perusahaan.

  4. Dipatuhinya kebijakan manajemen terkait kas.

Namun perlu diingat bahwa pengendalian internal tidak dirancang agar bisa mendeteksi kesalahan. Pengendalian internal akan kas lebih ditujukan untuk melakukan usaha-usaha pencegahan dan meminimalisasi terjadinya penyalahgunaan atau kesalahan.

Cara Pengendalian Internal Terhadap Kas

Dalam rangka mencapai tujuan pengendalian internal, maka diperlukan upaya pemisahan fungsi operasi, pencatatan, dan penyimpanan dari masing-masing bidang aktivitas perusahaan. Berhubungan terhadap kas, maka pemisahan ini dilakukan antara pengelolaan fisik uang, seperti menerima uang, mengeluarkan uang, dan menyimpan uang, dengan pengelolaan administratifnya. Pemisahan ini bersifat mutlak agar setiap kegiatan masuk, keluar, dan simpan kas bisa tercatat rapi. 


Dalam penerimaan uang, maka pengendalian internalnya bisa dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:

  1. Memisahkan fungsi-fungsi dalam penerimaan kas. 

  2. Ketika ada penerimaan kas, maka harus segera dicatat serta disetorkan ke bank.

  3. Memisahkan fungsi antara fungsi pengurusan kas dengan fungsi pencatatan kas.

  4. Mengawasi dengan ketat akan fungsi penerimaan dan pencatatan kas.

  5. Membuat laporan kas secara rutin yaitu setiap hari.

2. Jaringan prosedur yang membentuk sistem penerimaan kas dari penjualan tunai adalah sebagai berikut:
1.Prosedur Order Penjualan,dalam prosedur ini penjualan menerima order dari pembeli dan membuat faktur penjualan tunai untuk memungkinkan pembali melakukan pembayaran harga barang ke fungsi kas dan untuk memungkinkan fungsi gudang dan fungsi pengiriman menyiapkan barang yang akan diserahkan kepada pembeli.
2. Prosedur Penerimaan Kas,dalam prosedur ini fungsi kas menerima pembayaran harga barang dari pembeli dan memberikan tanda pembayaran kepada pembali untuk memungkinkan pembeli tersebut melakukan pengambilan barang yang dibeli dari fungsi pengiriman.
3. Prosedur Penyerahan Barang,dalam prosedur ini fungsi pengiriman menyerahkan barang kepada pembeli.
4. Prosedur Pencatatan Penjualan Tunai,dalam prosedur ini fungsi akuntansi melakukan pencatatan transaksi penjualan tunai dalam jurnal penjualan dan jurnal penerimaan kas.
5. Prosedur Penyetoran Kas ke Bank,dalam prosedur ini fungsi kas menyetorkan kas yang ditrima dari penjualan tunai ke bank dalam jumlah penuh.
6. Prosedur Pencatatan Penerimaan Kas,dalam prosedur ini fungsi akuntansi mencatat penerimaan kas kedalam jurnal penerimaan kas berdasar bukti setor bank yang diterima dari bank melalui fungsi kas.
7. Prosedur Pencatatan Harga Pokok Penjualan,dalam prosedur ini fungsi akuntansi membuat rekapitulasi harga pokok penjualan berdasarkan data yang dicatat dalam kartu persediaan.

3. Pengertian Bukti Kas Keluar

Bukti kas keluar adalah salah satu bukti yang digunakan sebagai pencatatan atas seluruh transaksi yang erat kaitannya dengan bukti pengeluaran kas perusahaan. Untuk seluruh transaksi pengeluaran kas yang ada dalam perusahaan, baik dikeluarkan untuk pihak yang berada di luar perusahaan maupun dari dalam perusahaan, semuanya akan tercatat dalam bukti kas keluar.

Di dalam bukti transaksi perusahaan ini terdapat dokumen pencatatan yang nantinya akan menunjukan informasi seputar pengeluaran sejumlah dana dari bagai finansial. Umumnya, biaya yang dikeluarkan akan digunakan untuk berbelanja seluruh perlengkapan perusahaan, seperti alat printer, laptop, mesin foto copy, dll.

Sebagai bukti, kas keluar harus memiliki informasi terkait keterangan perusahaan, tanggal diadakannya pengeluaran kas, keterangan nama barang ataupun jasa, serta jumlah uang kasa yang sebelumnya dikeluarkan. Nantinya, dokumen ini harus ditanda tangani oleh bagian finansial atau akuntan perusahaan, seperti persetujuan dari direktur keuangan perusahaan, manajer keuangan, kasir, dan bagian keuangan lain.

Keunggulan dari adanya bukti kas keluar yaitu sebagai bukti pendukung dalam menyusun suatu laporan keuangan perusahaan, khususnya dalam akun kas kecil.

Bahkan hal ini bisa menjadi bukti bahwa pihak perusahaan telah membeli ataupun membelanjakan dananya untuk suatu barang atau jasa dengan nominal harga yang sudah disebutkan, selain itu berguna juga sebagai informasi bahwa sebenarnya perusahaan telah memiliki barang tersebut.

Fungsi Bukti Kas Keluar

Fungsi bukti kas keluar ini pada umumnya akan digunakan oleh pihak perusahaan sebagai bukti pendukung dalam melakukan kegiatan pencatatan transaksi dan juga dalam menyajikan suatu laporan keuangan. Selain itu, manfaat lainnya adalah sebagai berikut:

  • Bukti pembelian barang atau jasa yang dilakukan secara tunai.
  • sebagai bukti melakukan pembayaran utang pada pihak supplier.
  • Sebagai informasi pengambilan drive oleh pihak pemilik.
  • Sebagai informasi terkait pembayaran dividen untuk pihak perusahaan.
  • Bermanfaat untuk melakukan pembayaran angsuran pinjaman pada pihak bank.
  • Sebagai bukti pembelian aset tetap yang dilakukan secara tunai.
  • Sebagai bukti retur pembelian yang dilakukan tunai.
  • Sebagai informasi pembayaran gaji pada pihak karyawan.
  • Sebagai informasi atas neraca saldo yang seimbang.
  • Sebagai informasi pembayaran macam-macam beban.
  • Untuk melakukan pengisian kembali dana kas kecil.
4. Fungsi yang terkait dengan sistem akuntansi pengeluaran kas adalah :

(1) Fungsi yang memerlukan pengeluaran kas
Fungsi ini biasanya mengajukam cek kepada fungsi akuntansi (bagian utang) jika memerlukan pengeluaran kas untuk suatu kepentingan perusahaan. Permintaan cek ini harus mendapatkan persetujuan dari kepala fungsi yang bersangkutan. Jika perusahaan menggunakan voucher payable system maka bagian utang membuat bukti kas keluar untuk memungkinkan bagian kasa mengisi cek sejumlah permintaan yang diajukan oleh fungsi yang memerlukan pengeluaran kas.

(2) Fungsi Kas
Fungsi ini bertanggung jawab dalam mengisis cek, memintakan otorisasi cek dan mengirimkan cek kepada kreditur via pos atau membayarkan secara langsung kepada kreditur atau melakukan pemindahbukuan melalui jasa perbankan.
(3) Fungsi Akuntansi

Fungsi ini bertanggung jawab atas (a) pencatatan pengeluaran kas yang menyangkut biaya dan sediaan, pencatatan transaksi pengeluaran kas dalam jurnal pengeluaran kas atau register cek, dan pembuatan BKK yang memberikan otorisasi kepada fungsi kas dalam mengeluarkan cek sebesar yang tercantum dalam dokuemen tersebut.

(4) Fungsi Pemeriksa Intern
Fungsi ini bertanggung jawab untuk melakukan penghitungan kas secara periodik dan mencocokkan hasil penghitungannya dengan saldo kas menurut catatan akuntansi. Selain itu, fungsi ini juga melakukan pemeriksaan secara mendadak terhadap saldo kas yang ada di tangan dan membuat rekonsiliasi secara periodik.

5. Unsur-unsur sistem pengendalian intern terdiri dari:
  1. Struktur organisasi yang memisahkan tanggungjawab fungsional secara tegas.
  2. Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberi  perlindungan terhadap unsur unsur laporan keuangan yang terdiri dari Aktiva, Utang, Pendapatan, dan Biaya.
  3. Praktik yang sehat dalam pelaksanaan tugas dan fungsi setiap unit.
  4. Karyawan bermutu sesuai dengan tanggung jawabnya.
6. Fungsi yang terkait dalam system akuntansi pengeluaran kas  adalah:
  • Fungsi yang memerlukan pengeluaran kas

Fungsi yang memerlukan pengeluaran kas (misalnya untuk pembelian jasa dan untuk biaya perjalanan dinas), fungsi ini mengajukan permintaan cek kepada fungsi akuntansi (bagian utang). Setelah mendapatkan persetujuan dari kepala fungsi yang bersangkutan.Jika perusahaan menggunakan voucher payable system bagian utang kemudian membuat bukti kas keluar (voucher) untuk memungkinkan bagian kasa mengisi cek sejumlah permintaan yang diajukan oleh fungsi yang memerlukan pengeluaran kas

  • Fungsi kas

Fungsi ini bertanggung jawab dalam mengisi cek, memintakan otorisasi atas cek, dan mengirimkan cek kepada kreditur via pos atau membayarkan langsung kepada kreditur.

  • Fungsi akuntansi

Fungsi ini bertanggung jawab atas :

  1. Pencatatan pengeluaran kas yang menyangkut biaya dan persediaan.
  2. Pencatatan transaksi pengeluaran kas dalam jurnal pengeluaran kas atau register cek
  3. Pembuatan bukti kas keluar yang memberikan otorisasi kepada fungsi kas dalam mengeluarkan cek sebesar yang tercantum dalam dokumen tersebut.
  4. Melakukan verifikasi kelengkapan dan kesahihan dokumen pendukung yang dipakai sebagai dasar pembuatan bukti kas keluar
  • Fungsi pemeriksaan intern

Fungsi ini bertanggung jawab untuk :

  1. Melakukan penghitungan kas secara periodic dan mencocokan hasil perhitungannya dengan saldo kas menurut catatan akuntansi (rekening kas dalam buku besar)
  2. Melakukan pemeriksaan secara mendadak terhadap saldo kas yang ada ditangan dan membuat rekonsiliasi bank secara periodic.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP (SEMESTER 2 ) KALKULUS - KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama: Mutiarani Sinaga  Jurusan : Sistem informasi Kelas : Malam