Kamis, 08 Juli 2021

ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP (SEMESTER 2) DASAR PEMROGRAMAN - KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama: Mutiarani Sinaga 
Jurusan: Sistem informasi
Kelas : Malam 

SOAL:

1. Apa yang dimaksud dengan algoritma ?
2. Apa syarat-syarat sebuah algoritma ?
3. Jelaskan konsep alur kontrol dalam pemrograman !
4. Jelaskan macam-macam alur kontrol dalam pemrograman dan jelaskan masing-masing 
perbedannya !
5. Jelaskan konsep perulangan dalam pemrograman !
6. Jelaskan macam-macam perulangan dalam pemrograman dan jelaskan masing-masing 
perbedaannya !
7. Buatlah flowchart sebuah program yang mengandung konsep alur kontrol dan perulangan !
8. Jelaskan definisi dan fungsi array !
9. Bagaimana mengakses elemen array ? berikan contohnya !
10. Buatlah sebuah program dengan menggunakan array dan konsep perulangan !

JAWABAN: 

1
Algoritma adalah proses atau serangkaian aturan yang harus diikuti dalam perhitungan atau operasi pemecahan masalah lainnya, terutama oleh komputer. Dengan kata lain, semua susunan logis yang diurutkan berdasarkan sistematika tertentu dan digunakan untuk memecahkan suatu masalah.

Sebagian besar algoritma dimaksudkan untuk diimplementasikan sebagai program komputer. Perusahaan keuangan menggunakan algoritma di berbagai bidang seperti penetapan harga pinjaman, perdagangan saham dan manajemen liabilitas aset. 

Perdagangan menggunakan algoritma juga dikenal sebagai perdagangan otomatis, karena menggunakan program komputer untuk membeli dan menjual sekuritas dengan kecepatan yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia. Hal itu terjadi karena harga saham, obligasi  dan komoditas muncul dalam berbagai format online dan dalam data perdagangan, maka dari itu proses algoritma digunakan untuk mencerna data menjadi semakin mudah.

2. 

SYARAT ALGORITMA

Suatu algoritma yang dibuat harus memenuhi berberapa syarat atau persyaratan dibawah ini:

1. Finiteness
Sebuah algoritma yang baik harus memiliki akhiran / berakhir (terminate) setelah melakukan sejumlah proses.

2. Definitess
Setiap langkah-langkah algoritma yang dibuat harus dapat didefinisikan secara tepat sehingga tidak menimbulkan keambiguan atau makna ganda (ambigous).

3. Input
Setiap algoritma yang dibuat memperlukan data yang digunakan sebagai masukkan untuk diolah. Algoritma tidak begitu bermanfaat apabila tidak memiliki masukkan apapun atau sedikit sehingga jumlah kasus yang dapat diselesaikan juga terbatas.

4. Output
Setiap algoritma menghasilkan satu atau berberapa hasil keluaran (output) tertentu.

5. Effectiveness
Langkah-langkah algoritma dikerjakan dalam waktu yang wajar dan efisien.

Syarat-syarat algoritma ini dikemukakan oleh Donald E. Kruth. 

3. 

Bahasa pemrograman ditulis dengan mengikuti struktur dan tata-cara penulisan yang telah ditetapkan. Bahkan setiap bahasa pemrograman memiliki keunikan masing-masing dalam penulisannya. Dari sekian banyak struktur program, berikut merupakan konsep struktur kontrol pemrograman yang nantinya bisa diterapkan ke berbagai bahasa pemrograman.

1. Sekuensial 

Sekuensial merupakan struktur penulisan program yang terurut dan sistematis. Dimana semua proses yang dijalankan saling berkaitan antara baris demi baris. Sebagai contoh misalkan kita ingin menghitung luas sebuah persegi, maka dapat dibuat sebuah code sebagai berikut:

panjang = 5

lebar = 3

luas = 5*3

print (luas)


Script diatas menggunakan bahasa pemrograman Python dan dapat dilihat bahwa untuk menghitung luas dilakukan urutan penulisan program sebagai berikut :

1.Deklarasi variabel panjang dengan nilai 5

2. Deklarasi variabel lebar dengan nilai 3

3.Setelah mendapatkan variabel lengkap dengan nilainya, baru bisa dilakukan perhitungan luas dengan rumus panjang x lebar

4.Kemudian akan didapatkan hasil perhitungan yang disimpan ke dalam variabel luas

5.Setelah mendapatkan nilai luas, kemudian baru ditampilkan luas.

Struktur penulisan diatas dilakukan dengan cara berurutan dan sistematis, sehingga dengan cara yang sama kita bisa membuat program lain bahkan dengan bahasa pemrograman yang lain. 

2. Seleksi atau Percabangan

Seleksi atau Percabangan adalah sebuah tata cara penulisan program yang berfungsi untuk menguji sebuah kondisi sehingga akan didapatkan nilai true atau false. Umumnya percabangan ini menguji semua kondisi hingga nilai true didapatkan, dan jika nilai sebuah kondisi masih bernilai false maka pengujian terhadap kondisi akan terus dilakukan.

Berikut dibawah ini merupakan code program sederhana yang berfungsi untuk menguji sebuah nilai 

angka = 13

if (angka < 10):

    print("angka dibawah 10")

elif (angka <=20):

    print ("angka antara 10 dan 20)

else:

    print ("angka lebih besar dari 20)


Dari script diatas dapat dilihat bahwa terlebih dahulu dilakukan pemberian nilai terhadap sebuah variabel "angka", kemudian dilakukan pengujian terhadap angka tersebut menggunakan percabangan (if else). Jika sebuah kondisi bernilai true maka pengujian akan dihentikan dan menjalankan perintah jika pengujian tersebut bernilai true, yaitu menampilkan keluaran berupa "angka antara 10 dan 20".

3. Perulangan 

Perulangan merupakan sebuah struktur kontrol yang bertujuan untuk mengulangi sebuah kondisi hingga nilai tertentu atau hingga sebuah kondisi bernilai false. Sebagai contoh jika kita ingin menampilkan sebuah angka 1 sampai 10 maka dapat dituliskan program sebagai berikut

//perulangan menggunakan bahasa ph

pfor (i=1; i<=10; i++)

{

4.

 STRUKTUR KONTROL

 Struktur kontrol dalam bahasa pemrograman adalah suatu perintah / Statement yang kita gunakan untuk mengatur jalannya suatu program. Jadi dengan menggunakan struktur kontrol , kita bisa mengatur program kita supaya bisa berjalan dalam kondisi tertentu atau kita ingin program kita berjalan bebeberapa kali secara otomatis sesuai keinginan kita. 

Struktur Kontrol sendiri dibagi dua , yaitu :

  •  Struktur Kontrol Keputusan

Dalam bahasa pemrograman , Struktur Kontrol Keputusan digunakan untuk MEMUTUSKAN bagian program mana yang akan dikerjakan dan bagian program mana yang akan diabaikan.

Dalam Java ada 3 macam Struktul Kontrol Keputusan :

1. IF

IF digunakan apabila kita memiliki suatu syarat dimana syarat tersebut bernilai TRUE , untuk lebih jelaskan lebih enak jika kita langsung praktek ke dalam program.

1
2
3
4
public static void main (String[]args){
   if( NilaiUAS == 100 )
        System.out.println("PERFECT")
}

2. IF-Else

IF-Else digunakan apabila kita memiliki beberapa syarat dimana syarat tersebut adalah yang bernilai FALSE dan TRUE , untuk jelasnya lebih enak dijelaskan ke dalam program.

1
2
3
4
5
6
7
8
public static void main (String[]args){
   if( NilaiUAS == 100 ){
        System.out.println("PERFECT") ;
   }
   else {
        System.out.println("ENGGA PERFECT");
   }
}

3. Switch

Berbeda dengan IF dan IF-Else , Syarat yang ada di dalam Switch bisa sangat beragam . Penjelasannya adalah di bawah ini.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
public static void main (String[]args){
  int UAS = 100;
 
        switch(UAS){
           case 80:
           System.out.println(" NYARIS HAMPIR PERFECT");
           case 90:
           System.out.println("HAMPIR PERFECT");
           case 100:
           System.out.println("PERFECT");
}
  • Struktur Kontrol Pengulangan

Struktur Kontrol Pengulangan digunakan untuk mengulang blok-blok atau bagian dari kode program sesuai dengan keinginan kita.

Untuk Struktur Kontrol Perulangan dibagi tiga , yaitu:

1. FOR

Struktur Kontrol Pengulangan FOR digunakan untuk mengulang suatu program secara berulang-ulang . Format untuk menggunakan FOR dalam suatu program adalah sebagai berikut :

1
2
3
for(initialization; condition; iteration){
statement;
}

Penjelasan :

– Inisialisation : inisialisasi pada variable yang digunakan untuk perulangan ( looping)
– Condition :  membuat suatu kondisi dimana variable diulang sesuai dengan keinginan
– Iteration :  membuat status update pada variable yang dilooping

Kalau masih bingung , di bawah akan diberikan contoh program supaya lebih mengerti .

 FOR

2. WHILE

While merupakan suatu Suatu Struktur Kontrol perulangan dimana blok-blok statement program kita akan diulang sampai kondisinya sesuai (TRUE).
Untuk format penulisan while bisa dilihat di bawah ini :

1
2
3
while(kondisi){
// Statement yang akan diulang
}

Masih bingung? di bawah ini akan diberikan contoh program supaya lebih enak untuk dimengerti :

WHILE

3. DO-WHILE

DO-WHILE adalah Struktur Kontrol Perulangan yang sama dengan while , dimana blok-blok kode kita akan diulang sampai kondisinya TRUE .

untuk format penulisan DO-WHILE ada di bawah ini :

1
2
3
4
5
do{
//Statement
//Statement 2
//Statement N
}while(kondisi);

untuk contoh dari DO-WHILE akan dituliskan di bawah ini :


5.

Pengulangan ( looping ) dalam Algoritma Pemrograman bahasa C or C++ ( C/C++ ),

Perulangan atau yang biasa juga disebut dengan Looping, merupakan suatu kegiatan dalam algoritma pemrograman yang bertujuan untuk mengulang - ulang suatu statement, Sampai batas yang kita inginkan. 

Pada dasarnya, dalam algoritma pemrograman, Perulangan dibagi menjadi 2 Hal, yaitu :
  1. Syarat Perulangan
  2. Tubuh Perulangan
Syarat Perulangan Merupakan, Suatu Kondisi yang harus dipenuhi untuk melaksanakan sebuah perulangan.
Tubuh Perulangan Merupakan, Suatu Baris atau Intruksi - intruksi yang akan di ulang.

Macam - macam Perulangan Dalam Pemrograman C or C++

Di dalam Bahasa Pemrograman, Perulangan dibagi menjadi  3 ( tiga ), yaitu :
  1. While
  2. Do - While
  3. For

Perulangan While dalam C/C++

perulangan While atau yang biasa juga disebut dengan Indeterminate Loop Merupakan suatu metode perulangan yang Pemeriksaan Statementnya dilakukan setelah Pemeriksaan Kondisi.di lakukan.
Jadi Program mula - mula akan mendeteksi terlebih dahulu bagaimana kondisi dari Perulangan  While tersebut, setelah itu Eksekusi dalam statement baru dilakukan.
Pada dasarnya Dalam Perulangan While, Perulangan akan terus menerus di ulang -ulang sampai dengan kondisi yang menjadi prasyarat bernilai False atau Salah. dan untuk bentuk penulisan algoritma perulangan Whille, dapat kita lihat di bawah ini.

Bentuk umum Perulangan While

while(condition){
 ......
 Statement
 ......
 }
Pada algoritma Perulangan While di atas Condition  di isi dengan kondisi yang kita inginkan dalam program tersebut, Misalkan, kita ingin membuat suatu Perulangan sampai dengan 10 pengulangan, maka yang kita tuliskan dalam Condition adalah sebagai berikut | while(i <= 10){ | yang mana, "i" merupakan variabel dari sebuah perulangan, dan angka 10 merupakan batas pengulangan tersebut, kita juga bisa mengganti angka 10 dengan variabel, yang mana variabel tersebut di inputkan secara manual oleh user.

Prinsip Kerja Perulangan While

Pernyataan WHILE menguji kondisi yang menjadi prasyarat. Jika kondisi bernilai true maka pernyataan di dalam tubuh perulangan akan dikerjakan. Sebaliknya Apabila kondisi bernilai false atau salah, maka perulangan akan dihentikan.
dan, setiap kali pernyataan di dalam tubuh perulangan WHILE selesai dikerjakan, kondisi prasyarat akan diperiksa kembali.

FlowChart perulangan While.


koding123.com Gambar FlowChart Perulangan While
Flowchart Perulangan While

 Contoh Program Perulangan While

Perulangan Do - While

Merupakan modifikasi dari Perulangan While, Perulangan Do While dapat di katakan Perulangan yang sistim nya kebalikan dari While, Pada Do - While Kondisi Di periksa setelah Pemeriksaan Statement dilakukan. Sistem Perulangan Do - While Dapat 


Bentuk Umum Perulangan Do - While

do{
   ...
   Statement
   ...
   }while(condition);
Pada program di atas kita dapati bahwasanya Condition pada perulangan do - while di letakan pada akhir baris.


Prinsip Kerja Perulangan Do - While

Mula-mula tubuh perulangan WHILE akan dikerjakan tanpa melakukan pengujian terhadap kondisi yang menjadi prasyarat. Setelah itu, kondisi prasyarat perulangan diperiksa. Apabila   kondisi bernilai true atau benar, maka pernyataan yang ada di dalam tubuh perulangan akan dikerjakan sekali lagi. Namun sebaliknya apabila kondisi bernilai false atau salah, maka perulangan akan dihentikan.

FlowChart perulangan Do While.

Berikut Merupakan, Gambaran kecil mengenai Flowchart Perulangan Do -While
koding123.com Gambar FlowChart Perulangan DO - WHILE
FlowChart perulangan Do While.


Contoh Program Perulangan Do - While.

Perulangan For

Perlu di ketahui bahwa perulangan For juga dapat di sebut dengan Determinate Loop, Hal ini dikarenakan jumlah pengulangan pada perulangan For telah di tentukan sebelumnya, kita misalkan apabila kita ingin memetik 15 buah apel dari pohonnya, Dalam kasus tersebut, sudah kita ketahui bahwasanya pengulangan akan di mulai dari angka 1 (satu) sampai dengan 15 (lima belas)


Bentuk Umum Perulangan For

for(i = 1; i <= 15; i++){
 ...
 statement
 ...
 }
Pada Program Perulangan For diatas, dapat kita ketahui | (i = 1; |  merupakan inisialisasi yang berarti variabel "i" di definisikan dahulu, angka pada variabel "i" berfungsi sebagai titik awal mula Pengulangan, atau bisa di sebut angka awal pengulangan ( pengulangan di mulai dari angka 1) | i <= 15 ; | berfungsi sebagai Syarat Pengulangan, angka pada Syarat pengulangan berperan sebagai batas dari pengulangan, seperti kasus yang telah kita sebutkan tadi (memetik apel), angka pada Syarat Pengulangan dapat diganti dengan variabel yang mana variabel dapat di inputkan secara manual oleh user, dan yang terakhir adalah step | i++){ | step berperan sebagai metode yang akan digunakan dalam pengulangan, pada program di atas | i++){ | digunakan untuk menambah angka 1 ( +1 ).

FlowChart perulangan For.

koding123.com Gambar FlowChart Perulangan For
Flowchart Perulangan For

6.

1.While

2.Do - While

3. For
Perulangan While dalam C/C++
perulangan While atau yang biasa juga disebut dengan Indeterminate Loop Merupakan suatu metode perulangan yang Pemeriksaan Statementnya dilakukan setelah Pemeriksaan Kondisi.di lakukan.
Jadi Program mula - mula akan mendeteksi terlebih dahulu bagaimana kondisi dari Perulangan  While tersebut, setelah itu Eksekusi dalam statement baru dilakukan.
Pada dasarnya Dalam Perulangan While, Perulangan akan terus menerus di ulang -ulang sampai dengan kondisi yang menjadi prasyarat bernilai False atau Salah. dan untuk bentuk penulisan algoritma perulangan Whille, dapat kita lihat di bawah ini.

7.

Contoh Flowchart Perulangan di PHP


Didalam pemrograman PHP terdapat empat perulangan yang pertama perulangan for, while dan Do While. Ada juga perulangan foreach namun saya akan membahas tiga perulangan saja.
Flowchart Perulangan For
Algoritma dari flowchart diatas

    Mulai
    Inisialisasi nilai awal i=1
    Cek Kondisi apakah nilai i <=10 jika kondisi bernilai benar maka cetak kalimat “Belajar perulangan for”
    Nilai i dilakukan increment (ditambahkan 1)
    Cek kondisi kembali apakah nilai i <=10 bila kondisi bernilai benar (true) maka cetak kembali kelimat “belajar perulangan for”
    Iterasi terus dilakukan hingga konisi bernilai salah (false)
    Selesai


8.

[08:55, 6/30/2021] Syaiful Rahman: Array adalah kumpulandarinilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan sebuah nama yang sama Nilai-nilai data disuatu array disebut dengan elemen-elemen array Letak urutan dari elemen-elemen array di tunjukkan oleh suatu subscript atau indek.
: Fungsi
Menghitung Panjang String

Untuk menghitung jumlah karakter dalam suatu string dapat menggunakan fungsi strlen. Berikut ini adalah contoh penulisan dalam suatu program:

<?php
// strlen.php
$kata = 'wakacawak acawak awacakacawak';
echo 'Jumlah karakter <b>' . $kata .'</b> adalah ' . strlen($kata);
?>

Include dan Require

Untuk penulisan fungsi dan data yang berulang-ulang, PHP memberikan kemudahan yang mampu meringkas pekerjaan dan meminimalkan kesalahan dalam membuat sebuah program. Dengan pengertian lain, penulisan program dalam program PHP dapat mengambil data atau perintah yang ada pada file lain yang sama dalam perintah operasinya. Perintah tersebut menggunakan fungsi include dan require.


9.

Ketika memasukkan nilai ke dalam sebuah array, atau sebuah nomor indeks atau subscript telah diberikan kepada tiap anggota array java, jadi program dan programmer dapat mengakses setiap nilai pada array apabila sudah dibutuhkan. Nilai sebuah indeks selalu dalam tipe integer, kemudiandimulai dari angka nol dan dilanjutkan ke angka berikutnya sampai akhir array.  
Sebagai sebuah catatan untuk kita bahwa indeks didalam array dimulai dari 0 sampai dengan (ukuranArray-1).


10.

Contoh program yang menggunakan array dan konsep perulangan for


#include <stdio.h>

int main () {

int x;

int array [10]= {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10};

for (x=0; x<10; x++){

printf ("Hasilnya adalah: %d\n", array [x]);

}

return 0;

}


Berikut adalah Output Nya :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP (SEMESTER 2 ) KALKULUS - KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama: Mutiarani Sinaga  Jurusan : Sistem informasi Kelas : Malam