Rabu, 07 Oktober 2020

TUGAS MANDIRI 1 PENGANTAR ILMU EKONOMI DAN BISNIS KAMPUS MILENIAL ITBI

Nama :Mutiarani Sinaga
Jurusan : Sistem Informasi
Kelas : Malam 

1. Jelaskan bagaimana sejarah dari ilmu ekonomi? 
2. Sebutkan masalah masalah Ekonomi yang sering terjadi saat ini di Indonesia? 
3. Jelaskan bagaimana system ekonomi kapitalisme ? 
4. Jelaskan bagaimana system ekonomi campuran? 
5. Jelaskan bagaimana system ekonomi sosialis? 
6. Bagaimana peran pemerintah dalam ekonomi? 
7. Apakah yang dimaksud dengan permintaan? 
8. Apakah yang dimaksud dengan penawaran? 
9. Sebutkan faktor-faktor permintaan? 
10. Sebutkan faktor-faktor penawaran? 

Jawaban:

1. Sejarah Ilmu Ekonomi dimulai pada tahun 1776, seorang ahli ekonomi Inggris Adam Smith mengeluarkan buku berjudul An Iquiry Into The Nature and Causes of The Wealth of Nations. Oleh karena itu, Adam Smith pun dijuluki sebagai Bapak Ekonomi. 
Pada tahun 1270-an, ilmu ekonomi lebih dikembangkan lagi oleh Thomas Aquinos yang mengambil sumber dari Kitab Injil. Pada tahun 1758, Francois Quesnay juga mengembangkan ilmu ini namun belum sampai membentuk ilmu tersendiri.

Merujuk pada data diatas, Adam Smithlah yang berhasil membentuk suatu disiplin ilmu yang disebut Ilmu Ekonomi. Sejak itu, Ilmu ini semakin berkembang dan mulai dipelajari lebih mendalam oleh manusia karena ternyata ilmu ini sangat berguna.

Gagasan Adam Smith dikembangkan dan dijadiikan dasar oleh ahli ekonomi lain, semisal Thomas Malthus, David Ricardo, John Stuart Mill, dan lain-lain. Pendapat-pendapat mereka ini disebut Teori Ekonomi Klasik. 

2. Masalah masalah ekonomi yang saat ini sering terjadi di Indonesia: 

1. Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi suatu negara merupakan salah satu indikasi yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan negara tersebut. Pertumbuhan ekonomi dapat dilihat melalui tingkat produksi barang dan jasa yang dapat dihasilkan selama satu periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi negara berkembang seperti Indonesia sering terkendala masalah modal dan investasi. Indonesia masih bergantung pada modal dari investasi pihak asing untuk menunjang kegiatan ekonominya.
Lambatnya pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi naiknya harga minyak dunia. Kenaikan harga minyak dunia merupakan akibat langkanya minyak mentah. Kelangkaan disebabkan menipisnya cadangan minyak serta terhambatnya distribusi minyak. Kenaikan harga minyak menyebabkan harga barang pokok lain ikut naik. Akibatnya, daya beli masyarakat menjadi berkurang dan terjadi penurunan kegiatan ekonomi masyarakat.

2. Kemiskinan
Kemiskinan merupakan keadaan masyarakat yang tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup meliputi makanan, pakaian, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan. 
Kemiskinan sebagai akibat berkurangnya pendapatan masyarakat secara riil. Masyarakat mengalami penurunan daya beli barang-barang kebutuhan pokok secara umum. Akibatnya, masyarakat tidak dapat hidup secara layak sehingga taraf hidupnya menurun.
Berdasarkan data BPS bulan Maret 2012 jumlah penduduk yang berada dalam garis kemiskinan berjumlah sekitar 29,13 juta orang (11,96%). Jumlah ini berkurang sebanyak 0,89 juta orang dari periode yang sama tahun sebelumnya. Menurunnya angka kemiskinan ditunjang adanya penurunan harga komoditas makanan sedikit lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan.

3. Pengangguran
Secara umum pengangguran diartikan sebagai angkatan kerja yang tidak bekerja. Pengangguran merupakan rantai masalah yang dapat menimbulkan beberapa permasalahan pada suatu negara.
Pengangguran disebabkan jumlah angkatan kerja yang tidak seimbang dengan jumlah lapangan kerja/kesempatan kerja. Akibatnya, banyak angkatan kerja yang tidak dapat terserap dalam lapangan pekerjaan sehingga menimbulkan pengangguran.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah angkatan kerja di Indonesia tahun 2012 mencapai 120,4 juta jiwa. Sementara itu, jumlah pengangguran pada bulan Februari 2012 sebanyak 7,61 juta jiwa turun dari tahun sebelumnya sebanyak 7,7 juta jiwa. Hal ini diharapkan sebagai indikasi yang baik mengenai perbaikan keadaan ketenagakerjaan di Indonesia. 
Untuk mencapai harapan tersebut, pemerintah perlu mengusahakan kebijakan di bidang ketenagakerjaan, misalnya perbaikan kualitas tenaga kerja / sumber daya manusia, menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong tumbuhnya investasi dan modal, menyediakan informasi lapangan pekerjaan, serta memberikan pelatihan dan keterampilan bagi tenaga kerja.

4. Kesenjangan Penghasilan
Penghasilan digunakan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhannya. Dalam masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhannya. Dalam masyarakat terdapat kelompok masyarkat dengan penghasilan tinggi dan kelompok masyarakat dengan penghasilan rendah. 
Masyarakat yang memiliki penghasilan tinggi mampu memenuhi kebutuhan hidupnya mulai dari kebutuhan primer, sekunder, hingga tersier. Sementara itu, kelompok masyarakat yang memiliki penghasilan rendah tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya meskipun kebutuhan yang paling dasar.
Perbedaan kelompok masyarakat dengan penghasilan tertentu menimbulkan permasalahan kesenjangan penghasilan. Oleh karena itu, diperlukan peran pemerintah dalam memeratakan penyaluran distribusi pendapatan. 
Hal ini dilakukan untuk meratakan kemampuan masyarakat dalam menikmati hasil pembangunan. Selain itu, upaya pemerintah dalam meratakan penghasilan bertujuan untuk mengurangi kesenjangan dan kecemburan sosial masyarakat.

5. Inflasi
Berdasarkan data BPS, inflasi Indonesia pada tahun 2011 sebesar 3,79%. Inflasi yang terjadi di Indonesia disebabkan tingginya permintaan agregat, sementara permintaan barang dan jasa tidak diimbangi dengan kemampuan produksi dan kenaikan biaya produksi. Inflasi ditandai oleh kenaikan harga barang dan jasa secara keseluruhan. Hal ini akan menimbulkan penurunan daya beli masyarakat terhadap barang dan jasa. 
Inflasi berdampak pada lesunya kegiatan perekonomian, kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah, melemahnya nilai rupiah, dan ketidakstabilan perekonomian negara. Berdasarkan sumbernya inflasi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu inflasi tarikan permintaan dan inflasi dorongan biaya


3. Kapitalisme atau Kapital adalah sistem ekoonomi di mana perdagangan, industri dan alat-alat produksi dikendalikan oleh pemilik swasta dengan tujuan memperoleh keuntungan dalam ekonomi pasar.[1][2] Pemilik modal dalam melakukan usahanya berusaha untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Dengan prinsip tersebut, pemerintah tidak dapat melakukan intervensi pasar guna memperoleh keuntungan bersama, tetapi intervensi pemerintah dilakukan secara besar-besaran untuk kepentingan-kepentingan pribadi.

Walaupun demikian, kapitalisme sebenarnya tidak memiliki definisi universal yang bisa diterima secara luas. Beberapa ahli mendefinisikan kapitalisme sebagai sebuah sistem yang mulai berlaku di Eropa pada abad ke-16 hingga abad ke-19, yaitu pada masa perkembangan perbankan komersial Eropa di mana sekelompok individu maupun kelompok dapat bertindak sebagai suatu badan tertentu yang dapat memiliki maupun melakukan perdagangan benda milik pribadi, terutama barang modal, seperti tanah dan manusia guna proses perubahan dari barang modal ke barang jadi. Untuk mendapatkan modal-modal tersebut, para kapitalis harus mendapatkan bahan baku dan mesin terlebih dahulu, kemudian buruh yang berperan sebagai operator mesin guna mendapatkan nilai dari bahan baku yang diolah.

Kapitalisme memiliki sejarah yang panjang, yaitu sejak ditemukannya sistem perniagaan yang dilakukan oleh pihak swasta. Di Eropa, hal ini dikenal dengan sebutan guild sebagai cikal bakal kapitalisme. Saat ini, kapitalisme tidak hanya dipandang sebagai suatu pandangan hidup yang menginginkan keuntungan belaka. Peleburan kapitalisme dengan sosialisme tanpa adanya pengubahan menjadikan kapitalisme lebih lunak daripada dua atau tiga abad yang lalu.

Istilah kapitalisme, dalam arti modern, sering dikaitkan dengan Karl Marx. Dalam magnum opus Das Kapital, Marx menulis tentang "cara produksi kapitalis" dengan menggunakan metode pemahaman yang sekarang dikenal sebagai Marxisme. Namun, sementara Marx jarang menggunakan istilah "kapitalisme", namun digunakan dua kali dalam interpretasi karyanya yang lebih politik, terutama ditulis oleh kolaborator Friedrich Engels. Pada abad ke-20 pembela sistem kapitalis sering menggantikan kapitalisme jangka panjang dengan frasa seperti perusahaan bebas dan perusahaan swasta dan diganti dengan kapitalis rente dan investor sebagai reaksi terhadap konotasi negatif yang terkait dengan kapitalisme

4. Definisi Sistem Ekonomi Campuran
Secara umum, sistem ekonomi ialah suatu sistem berupa campuran kerja sama antara pemerintah dan pihak swasta untuk menjalankan kegiatan perekonomian di suatu negara.

Sesuai dengan namanya, sistem ekonomi ini adalah campuran atau gabungan dari sistem ekonomi liberal dengan corak kapitalis dan sistem ekonomi terpusat dengan adanya komando yang mutlak dari pemerintah.

Sistem ekonomi ini memberikan keleluasaan kepada pihak swasta untuk melakukan aktivitas ekonomi, tetapi intervensi pemerintah tetap ada untuk hal-hal atau keputusan penting yang berhubungan hajat hidup orang banyak. Intervensi pemerintah dilakukan untuk mengatur kegiatan ekonomi agar berdampak atau bermanfaat nyata bagi kemakmuran masyarakat secara umum.

5. Sistem ekonomi sosialisme adalah sistem ekonomi dimana ekonomi diatur penuh oleh negara. Dalam sistem ini jalannya perekonomian sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara atau pemerintah pusat. 

Sistem ekonomi sosialisme muncul pada abad ke-19 dipelopori oleh Karl Max. Sistem ekonomi muncul karena bentuk kritik dari sistem ekonomi kapitalisme yang memberikan kebebasan kepada rakyat sehingga perekonomian tidak merata, yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin melarat. 

Oleh karena itu sistem ekonomi sosialisme dibentuk untuk meratakan kesejahteraan rakyat dengan pemerintah atau negara yang mengaturnya.

6.      Pemerintahan dalam perekonomian sebuah negara, memiliki 3 peran penting di dalamnya. Peran pemerintah dalam perekonomian adalah sebagai pengatur/regulator, sebagai konsumen, dan sebagai produsen.

1.          PEMERINTAH SEBAGAI PENGATUR/REGULATOR

           Dalam perannya sebagai regulator, pemerintah memiliki peran sebagai pengatur perekonomian. Sehingga dengan diaturnya perekonomian, maka akan didapatkan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

2.          PEMERINTAH SEBAGAI KONSUMEN

            Untuk menjalankan perannya sebagai regulator, maka pemerintah otomatis membutuhkan sarana dan prasarana penunjang, yang dibeli dari rumah tangga perusahaan/produsen. Sehingga hal ini menjadikan pemerintah berperan sebagai konsumen.

3.          PEMERINTAH SEBAGAI PRODUSEN

            Dalam perannya sebagai produsen, pemerintah memiliki peran untuk menghasilkan serta memproduksi barang dan jasa, hal ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menciptakan pembangunan nasionalnasional
7. Permintaan adalah sejumlah barang dan jasa yang diinginkan dan mampu dibeli oleh konsumen untuk memenuhi kebutuhan pada berbagai tingkat harga dan waktu tertentu di pasar. Biasanya, tinggi permintaan akan mempengaruhi harga. Sebaliknya, rendahnya permintaan juga akan membuat harga semakin rendah.

8. Penawaran adalah keseluruhan jumlah barang yang tersedia untuk ditawarkan pada berbagai tingkat harga tertentu dan waktu tertentu.

Jika harga naik, jumlah barang yang ditawarkan bertambah. Begitu juga ketika harga turun, maka jumlah barang yang ditawarkan juga turun atau semakin sedikit.

9. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan:
- Harga barang itu sendiri (Px) 
- Harga barang yang mempunyai hubungan erat dengan barang tersebut (komplemen) /barang yang dapat mensubstitusi barang tersebut (Py) 
- Pendapatan konsumen (Y) 
- Selera konsumen/Taste (T) 
- Ekspektasi konsumen tentang perekonomian dimasa depan(Ed) 
- Distribusi pendapatan masyarakat (Ydis) 


10. Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran: 
- Harga barang itu sendiri (Px) 
- Harga barang yang mempunyai hubungan erat dengan barang tersebut (komplemen) / barang yang dapat mensubstitusi barang tersebut (Py) 
- Biaya produksi (C) 
- Penggunaan teknologi (T) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP (SEMESTER 2 ) KALKULUS - KAMPUS MILLENIAL ITBI

Nama: Mutiarani Sinaga  Jurusan : Sistem informasi Kelas : Malam