Sabtu, 10 Juli 2021
Kamis, 08 Juli 2021
ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP (SEMESTER 2) DASAR PEMROGRAMAN - KAMPUS MILLENIAL ITBI
Sebagian besar algoritma dimaksudkan untuk diimplementasikan sebagai program komputer. Perusahaan keuangan menggunakan algoritma di berbagai bidang seperti penetapan harga pinjaman, perdagangan saham dan manajemen liabilitas aset.
Perdagangan menggunakan algoritma juga dikenal sebagai perdagangan otomatis, karena menggunakan program komputer untuk membeli dan menjual sekuritas dengan kecepatan yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia. Hal itu terjadi karena harga saham, obligasi dan komoditas muncul dalam berbagai format online dan dalam data perdagangan, maka dari itu proses algoritma digunakan untuk mencerna data menjadi semakin mudah.
2.
SYARAT ALGORITMA
Suatu algoritma yang dibuat harus memenuhi berberapa syarat atau persyaratan dibawah ini:
1. Finiteness3.
Bahasa pemrograman ditulis dengan mengikuti struktur dan tata-cara penulisan yang telah ditetapkan. Bahkan setiap bahasa pemrograman memiliki keunikan masing-masing dalam penulisannya. Dari sekian banyak struktur program, berikut merupakan konsep struktur kontrol pemrograman yang nantinya bisa diterapkan ke berbagai bahasa pemrograman.
1. Sekuensial
Sekuensial merupakan struktur penulisan program yang terurut dan sistematis. Dimana semua proses yang dijalankan saling berkaitan antara baris demi baris. Sebagai contoh misalkan kita ingin menghitung luas sebuah persegi, maka dapat dibuat sebuah code sebagai berikut:
panjang = 5
lebar = 3
luas = 5*3
print (luas)
Script diatas menggunakan bahasa pemrograman Python dan dapat dilihat bahwa untuk menghitung luas dilakukan urutan penulisan program sebagai berikut :
1.Deklarasi variabel panjang dengan nilai 5
2. Deklarasi variabel lebar dengan nilai 3
3.Setelah mendapatkan variabel lengkap dengan nilainya, baru bisa dilakukan perhitungan luas dengan rumus panjang x lebar
4.Kemudian akan didapatkan hasil perhitungan yang disimpan ke dalam variabel luas
5.Setelah mendapatkan nilai luas, kemudian baru ditampilkan luas.
Struktur penulisan diatas dilakukan dengan cara berurutan dan sistematis, sehingga dengan cara yang sama kita bisa membuat program lain bahkan dengan bahasa pemrograman yang lain.
2. Seleksi atau Percabangan
Seleksi atau Percabangan adalah sebuah tata cara penulisan program yang berfungsi untuk menguji sebuah kondisi sehingga akan didapatkan nilai true atau false. Umumnya percabangan ini menguji semua kondisi hingga nilai true didapatkan, dan jika nilai sebuah kondisi masih bernilai false maka pengujian terhadap kondisi akan terus dilakukan.
Berikut dibawah ini merupakan code program sederhana yang berfungsi untuk menguji sebuah nilai
angka = 13
if (angka < 10):
print("angka dibawah 10")
elif (angka <=20):
print ("angka antara 10 dan 20)
else:
print ("angka lebih besar dari 20)
Dari script diatas dapat dilihat bahwa terlebih dahulu dilakukan pemberian nilai terhadap sebuah variabel "angka", kemudian dilakukan pengujian terhadap angka tersebut menggunakan percabangan (if else). Jika sebuah kondisi bernilai true maka pengujian akan dihentikan dan menjalankan perintah jika pengujian tersebut bernilai true, yaitu menampilkan keluaran berupa "angka antara 10 dan 20".
3. Perulangan
Perulangan merupakan sebuah struktur kontrol yang bertujuan untuk mengulangi sebuah kondisi hingga nilai tertentu atau hingga sebuah kondisi bernilai false. Sebagai contoh jika kita ingin menampilkan sebuah angka 1 sampai 10 maka dapat dituliskan program sebagai berikut
//perulangan menggunakan bahasa ph
pfor (i=1; i<=10; i++)
{
4.
STRUKTUR KONTROL
Struktur kontrol dalam bahasa pemrograman adalah suatu perintah / Statement yang kita gunakan untuk mengatur jalannya suatu program. Jadi dengan menggunakan struktur kontrol , kita bisa mengatur program kita supaya bisa berjalan dalam kondisi tertentu atau kita ingin program kita berjalan bebeberapa kali secara otomatis sesuai keinginan kita.
Struktur Kontrol sendiri dibagi dua , yaitu :
- Struktur Kontrol Keputusan
Dalam bahasa pemrograman , Struktur Kontrol Keputusan digunakan untuk MEMUTUSKAN bagian program mana yang akan dikerjakan dan bagian program mana yang akan diabaikan.
Dalam Java ada 3 macam Struktul Kontrol Keputusan :
1. IF
IF digunakan apabila kita memiliki suatu syarat dimana syarat tersebut bernilai TRUE , untuk lebih jelaskan lebih enak jika kita langsung praktek ke dalam program.
1 2 3 4 | public static void main (String[]args){ if( NilaiUAS == 100 ) System.out.println("PERFECT")} |
2. IF-Else
IF-Else digunakan apabila kita memiliki beberapa syarat dimana syarat tersebut adalah yang bernilai FALSE dan TRUE , untuk jelasnya lebih enak dijelaskan ke dalam program.
1 2 3 4 5 6 7 8 | public static void main (String[]args){ if( NilaiUAS == 100 ){ System.out.println("PERFECT") ; } else { System.out.println("ENGGA PERFECT"); }} |
3. Switch
Berbeda dengan IF dan IF-Else , Syarat yang ada di dalam Switch bisa sangat beragam . Penjelasannya adalah di bawah ini.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 | public static void main (String[]args){ int UAS = 100; switch(UAS){ case 80: System.out.println(" NYARIS HAMPIR PERFECT"); case 90: System.out.println("HAMPIR PERFECT"); case 100: System.out.println("PERFECT");} |
- Struktur Kontrol Pengulangan
Struktur Kontrol Pengulangan digunakan untuk mengulang blok-blok atau bagian dari kode program sesuai dengan keinginan kita.
Untuk Struktur Kontrol Perulangan dibagi tiga , yaitu:
1. FOR
Struktur Kontrol Pengulangan FOR digunakan untuk mengulang suatu program secara berulang-ulang . Format untuk menggunakan FOR dalam suatu program adalah sebagai berikut :
1 2 3 | for(initialization; condition; iteration){statement;} |
Penjelasan :
– Inisialisation : inisialisasi pada variable yang digunakan untuk perulangan ( looping)
– Condition : membuat suatu kondisi dimana variable diulang sesuai dengan keinginan
– Iteration : membuat status update pada variable yang dilooping
Kalau masih bingung , di bawah akan diberikan contoh program supaya lebih mengerti .
2. WHILE
While merupakan suatu Suatu Struktur Kontrol perulangan dimana blok-blok statement program kita akan diulang sampai kondisinya sesuai (TRUE).
Untuk format penulisan while bisa dilihat di bawah ini :
1 2 3 | while(kondisi){// Statement yang akan diulang} |
Masih bingung? di bawah ini akan diberikan contoh program supaya lebih enak untuk dimengerti :
3. DO-WHILE
DO-WHILE adalah Struktur Kontrol Perulangan yang sama dengan while , dimana blok-blok kode kita akan diulang sampai kondisinya TRUE .
untuk format penulisan DO-WHILE ada di bawah ini :
1 2 3 4 5 | do{//Statement//Statement 2//Statement N}while(kondisi); |
untuk contoh dari DO-WHILE akan dituliskan di bawah ini :
5.
Pengulangan ( looping ) dalam Algoritma Pemrograman bahasa C or C++ ( C/C++ ),
Pada dasarnya, dalam algoritma pemrograman, Perulangan dibagi menjadi 2 Hal, yaitu :
- Syarat Perulangan
- Tubuh Perulangan
Macam - macam Perulangan Dalam Pemrograman C or C++
Di dalam Bahasa Pemrograman, Perulangan dibagi menjadi 3 ( tiga ), yaitu :- While
- Do - While
- For
Perulangan While dalam C/C++
perulangan While atau yang biasa juga disebut dengan Indeterminate Loop Merupakan suatu metode perulangan yang Pemeriksaan Statementnya dilakukan setelah Pemeriksaan Kondisi.di lakukan.Pada dasarnya Dalam Perulangan While, Perulangan akan terus menerus di ulang -ulang sampai dengan kondisi yang menjadi prasyarat bernilai False atau Salah. dan untuk bentuk penulisan algoritma perulangan Whille, dapat kita lihat di bawah ini.
Bentuk umum Perulangan While
while(condition){
......
Statement
......
}Pada algoritma Perulangan While di atas Condition di isi dengan kondisi yang kita inginkan dalam program tersebut, Misalkan, kita ingin membuat suatu Perulangan sampai dengan 10 pengulangan, maka yang kita tuliskan dalam Condition adalah sebagai berikut | while(i <= 10){ | yang mana, "i" merupakan variabel dari sebuah perulangan, dan angka 10 merupakan batas pengulangan tersebut, kita juga bisa mengganti angka 10 dengan variabel, yang mana variabel tersebut di inputkan secara manual oleh user.Prinsip Kerja Perulangan While
Pernyataan WHILE menguji kondisi yang menjadi prasyarat. Jika kondisi bernilai true maka pernyataan di dalam tubuh perulangan akan dikerjakan. Sebaliknya Apabila kondisi bernilai false atau salah, maka perulangan akan dihentikan.dan, setiap kali pernyataan di dalam tubuh perulangan WHILE selesai dikerjakan, kondisi prasyarat akan diperiksa kembali.
FlowChart perulangan While.
![]() |
| Flowchart Perulangan While |
Contoh Program Perulangan While
Perulangan Do - While
Merupakan modifikasi dari Perulangan While, Perulangan Do While dapat di katakan Perulangan yang sistim nya kebalikan dari While, Pada Do - While Kondisi Di periksa setelah Pemeriksaan Statement dilakukan. Sistem Perulangan Do - While Dapat
Bentuk Umum Perulangan Do - While
do{
...
Statement
...
}while(condition);Pada program di atas kita dapati bahwasanya Condition pada perulangan do - while di letakan pada akhir baris.
Prinsip Kerja Perulangan Do - While
FlowChart perulangan Do While.
![]() |
| FlowChart perulangan Do While. |
Contoh Program Perulangan Do - While.
Perulangan For
Perlu di ketahui bahwa perulangan For juga dapat di sebut dengan Determinate Loop, Hal ini dikarenakan jumlah pengulangan pada perulangan For telah di tentukan sebelumnya, kita misalkan apabila kita ingin memetik 15 buah apel dari pohonnya, Dalam kasus tersebut, sudah kita ketahui bahwasanya pengulangan akan di mulai dari angka 1 (satu) sampai dengan 15 (lima belas)
Bentuk Umum Perulangan For
for(i = 1; i <= 15; i++){
...
statement
...
}Pada Program Perulangan For diatas, dapat kita ketahui | (i = 1; | merupakan inisialisasi yang berarti variabel "i" di definisikan dahulu, angka pada variabel "i" berfungsi sebagai titik awal mula Pengulangan, atau bisa di sebut angka awal pengulangan ( pengulangan di mulai dari angka 1) | i <= 15 ; | berfungsi sebagai Syarat Pengulangan, angka pada Syarat pengulangan berperan sebagai batas dari pengulangan, seperti kasus yang telah kita sebutkan tadi (memetik apel), angka pada Syarat Pengulangan dapat diganti dengan variabel yang mana variabel dapat di inputkan secara manual oleh user, dan yang terakhir adalah step | i++){ | step berperan sebagai metode yang akan digunakan dalam pengulangan, pada program di atas | i++){ | digunakan untuk menambah angka 1 ( +1 ).FlowChart perulangan For.
6.
1.While
2.Do - While
3. For
Perulangan While dalam C/C++
perulangan While atau yang biasa juga disebut dengan Indeterminate Loop Merupakan suatu metode perulangan yang Pemeriksaan Statementnya dilakukan setelah Pemeriksaan Kondisi.di lakukan.
Jadi Program mula - mula akan mendeteksi terlebih dahulu bagaimana kondisi dari Perulangan While tersebut, setelah itu Eksekusi dalam statement baru dilakukan.
Pada dasarnya Dalam Perulangan While, Perulangan akan terus menerus di ulang -ulang sampai dengan kondisi yang menjadi prasyarat bernilai False atau Salah. dan untuk bentuk penulisan algoritma perulangan Whille, dapat kita lihat di bawah ini.
7.
Contoh Flowchart Perulangan di PHP
Didalam pemrograman PHP terdapat empat perulangan yang pertama perulangan for, while dan Do While. Ada juga perulangan foreach namun saya akan membahas tiga perulangan saja.
Flowchart Perulangan For
Algoritma dari flowchart diatas
Mulai
Inisialisasi nilai awal i=1
Cek Kondisi apakah nilai i <=10 jika kondisi bernilai benar maka cetak kalimat “Belajar perulangan for”
Nilai i dilakukan increment (ditambahkan 1)
Cek kondisi kembali apakah nilai i <=10 bila kondisi bernilai benar (true) maka cetak kembali kelimat “belajar perulangan for”
Iterasi terus dilakukan hingga konisi bernilai salah (false)
Selesai
8.
[08:55, 6/30/2021] Syaiful Rahman: Array adalah kumpulandarinilai-nilai data bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan sebuah nama yang sama Nilai-nilai data disuatu array disebut dengan elemen-elemen array Letak urutan dari elemen-elemen array di tunjukkan oleh suatu subscript atau indek.
: Fungsi
Menghitung Panjang String
Untuk menghitung jumlah karakter dalam suatu string dapat menggunakan fungsi strlen. Berikut ini adalah contoh penulisan dalam suatu program:
<?php
// strlen.php
$kata = 'wakacawak acawak awacakacawak';
echo 'Jumlah karakter <b>' . $kata .'</b> adalah ' . strlen($kata);
?>
Include dan Require
Untuk penulisan fungsi dan data yang berulang-ulang, PHP memberikan kemudahan yang mampu meringkas pekerjaan dan meminimalkan kesalahan dalam membuat sebuah program. Dengan pengertian lain, penulisan program dalam program PHP dapat mengambil data atau perintah yang ada pada file lain yang sama dalam perintah operasinya. Perintah tersebut menggunakan fungsi include dan require.
9.
Ketika memasukkan nilai ke dalam sebuah array, atau sebuah nomor indeks atau subscript telah diberikan kepada tiap anggota array java, jadi program dan programmer dapat mengakses setiap nilai pada array apabila sudah dibutuhkan. Nilai sebuah indeks selalu dalam tipe integer, kemudiandimulai dari angka nol dan dilanjutkan ke angka berikutnya sampai akhir array.
Sebagai sebuah catatan untuk kita bahwa indeks didalam array dimulai dari 0 sampai dengan (ukuranArray-1).
10.
Contoh program yang menggunakan array dan konsep perulangan for
#include <stdio.h>
int main () {
int x;
int array [10]= {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10};
for (x=0; x<10; x++){
printf ("Hasilnya adalah: %d\n", array [x]);
}
return 0;
}
Berikut adalah Output Nya :
Selasa, 06 Juli 2021
Senin, 05 Juli 2021
ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP (SEMESTER 2 ) ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR - KAMPUS MILLENIAL ITBI
Dalam rangka merealisasikan learning to know, tenaga pendidik seyogyanya berfungsi sebagai fasilitator yang dapat menuntun atau mengarahkan para peserta didik dalam memecahkan suatu masalahnya. Di samping itu, seorang tenaga pendidik dituntut untuk dapat berperan sebagai teman sejawat dalam berdialog dengan peserta didik dalam mengembangkan penguasaan pengetahuan maupun ilmu tertentu.
Learning to do, akan bisa berjalan jika lembaga pendidikan memfasilitasi para peserta didik untuk mengaktualisasikan keterampilan yang dimilikinya, serta bakat dan minatnya. Walaupun bakat dan minat anak banyak dipengaruhi unsur keturunan namun tumbuh berkembangnya bakat dan minat tergantung pada lingkungannya. Keterampilan dapat digunakan untuk menopang kehidupan seseorang bahkan keterampilan lebih dominan daripada penguasaan pengetahuan dalam mendukung keberhasilan kehidupan individu kedepannya.
Learning to be erat hubungannya dengan bakat dan minat, perkembangan fisik dan kejiwaan, tipologi pribadi anak serta kondisi lingkungannya. Bagi anak yang aktif, proses pengembangan diri akan berjalan bila diberi kesempatan cukup luas untuk berkreasi. Sebaliknya bagi anak yang pasif, peran tenaga pendidik sebagai pengarah sekaligus fasilitator sangat dibutuhkan untuk pengembangan diri peserta didik secara maksimal.
Learning to live together, peserta didik sudah harus dibiasakan untuk hidup bersama, saling menghargai, terbuka, memberi dan menerima, perlu ditumbuhkembangkan. Kondisi seperti ini memungkinkan terjadinya proses belajar untuk menjalani kehidupan bersama.
2. Dasar Yuridis
3. kebudayaan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan dalam tingkah lakunya.
4. kebudayaan mencakup aturan-aturan yang berisikan kewajiban, tindakan-tindakan yang diterima dan ditolak, tindakan-tindakan yang dilarang dan tindakan-tindakan yang dizinkan.
Sabtu, 03 Juli 2021
TUGAS MANDIRI 6 DASAR PEMROGRAMAN (SEMESTER GENAP) - KAMPUS MILLENIAL ITBI
ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP (SEMESTER 2 ) BAHASA INGGRIS - KAMPUS MILLENIAL ITBI
A. Choose the answer with the most appropriate passive voice to complete the sentence in the question!
1. In the 1990’s, this TV _______
a. Was manufactured
b. Is manufactured
c. Will be manufactured
2. She _____ to my wedding party
a. Has been invited
b. Are invited
c. Have been invited
3. Her firdt novel ____ tomorrow morning
a. Will be launched
b. Is launched
c. Was launched
B. Make the correct passive voice from the following active voice!
1. Mommy cleans the room every day
Answer: The room is cleaned by mommy every day.
2. My uncle fixed the toy yesterday.
Answer: The toy was fixed by my uncle yesterday.
3. Joe has taken a Mandarin course.
Answer: A Mandarin course has been taken by Joe.
C. Write 3 sentences, each consisting of....
a. Simple subject and simple predicate
b. Complete subject and complete predicate
c. Compound subject and compound predicate
Answer:
a.Simple subject and simple predicate:
1.His new car tax has already been paid by his assistant.
Simple subject: tax
Simple predicate: has been paid
2. The very big boarding school in this country was built in 1980.
Simple subject: school
Simple predicate: was built
3. Open the door!
Simple subject: “you” (pada kalimat imperative subjek tidak ditulis karena dianggap sudah cukup dimengerti)
Simple predicate: open
b.Complete subject and complete predicate:
1. His new car tax has already been paid by his assistant.
Complete subject : His new car tax
Complete predicate : has already been paid by his assistant.
2. Lia and I were eating our lunch on the kitchen table.
Complete subject : Lia and I
Complete predicate : were eathing our lunch on the kitchen table.
3. The very big boarding school in this country was built in 1980.
Complete subject : The very big boarding school in this country
Complete predicate : was built in 1980.
c.Compound subject and compound predicate :
1.Lia and Ana were eating our lunch and were discussing abortion on the kitchen table.
compound subject: Lia, Ana
compound predicate: were eating, were discussing
2. The beautiful woman and her cute daughter arrived late but left early.
compound subject: woman, daughter
compound predicate: arrived, left
3.Tio lives in Indonesia and speaks English
Compound subject : Tio
Compound predicate : lives in Indonesia and speaks English.
D. Choose the correct form of the verb in the parentheses in the following sentences!
1. Carol, along with his classmates, (is/are) planning to the party
Answer: Carol, along with his classmate, (is) planning to the party.
2. The picture of her old friends (brings/bring) back many memories
Answer: The picture of her old friends (brings) back many memories
3. If the duties of these officers (aren’t/isn’t) reduced, there will not be enough time to finish the project
Answer: If the duties of these officers (aren’t) reduced, there will not be enough time to finish the project.
4. The levels of students’ achievement in this senior high school (vary/varies) from their age and
Background
Answer: The levels of student’s achievement in this senior high school (vary) from their age and background.
5. Advertisements on online platforms (are/is) becoming more competitive than ever before
Answer: Advertiisment on online platform (are) becoming more competitive than ever before.
E. Complete the sentences below with the comparative form of the adjective in brackets.
1. The building is ................ (high) than his company
Answer: The building is higher than his company
2. Rony’s design is ......................... (bad) than other designs
Answer: Rony’s design is worse than other designs
3. Living in London is ............................ (expensive) than New York
Answer: Living in London is more expensive than New York
4. His performance is ............... (bright) than other stars
Answer: His performsnce is brighter than other stars
5. I was ............................ (embarrassed) than Alex about the test scores
Answer: I was more embarrassed than Alex about the test scores.
F. Choose the answer that you think is most appropriate to complete the blanks.
1. If you call Bunga, I ___ others.
a. Will call
b. Would call
2. If I ____ him, I would quit my job and start a business
a. Was
b. Were
3. If you____ an umbrella, you wouldn’t have got wet
a. Had took
b. Had taken
4. He _____ mad if we ask a lot of questions
a. Gets
b. Get
c. Got
5. We wish that we _____ another choice
a. Had
b. Have
Jumat, 02 Juli 2021
ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP (SEMESTER 2 ) PENGANTAR MANAJEMEN - KAMPUS MILLENIAL ITBI
Kata manajemen berasal dari bahasa Inggris Manage yang mempunyai arti mengelola ataupun mengurus, mengendalikan, dan/atau mengusahakan serta memimpin.
Manajemen merupakan sebuah proses dalam rangka untuk mencapai sebuah tujuan yang telah ditetapkan dalam suatu organisasi dengan cara bekerjasama antara orang orang yang ada dalam suatu struktur organisasi maupun pihak eksternal dan beberapa sumber daya yang dimiliki oleh sebuah organisasi. Definisi manajemen juga diungkapkan oleh beberapa ahli seperti :
- Mary Parker F yang menyatakan bahwa manajemen adalah suatu seni dimana tiap tiap pekerjaan bisa diselesaikan bersama dengan orang lain.
- George R. Terry mengatakan bahwa manajemen merupakan sebuah ilmu sekaligus seni yang menjadi wadah dalam ilmu pengetahuan sehingga manajemen bisa dibuktikan secara umum kebenarannya.
- Koontz mengatakan bahwa manajemen merupakan suatu seni yang produktif dan didasarkan ada suatu pemahaman ilmu. Menurut Koontz, ilmu dan seni bukan suatu hal yang saling bertentangan, bahkan keduanya merupakan dua bidang yang saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya.
- Stoner menyatakan ilmu manajemen adalah suatu proses dalam membuat perencanaan, perorganisasian, pengendalian, dan juga kepemimpinan dari berbagai jenis usaha anggota organisasinya dan juga merupakan semua sumber daya yang dimiliki guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dulu.
- Wilson menyatakan manajemen adalah sebuah rangkaian tindakan yang dilakukan oleh para anggota organisasi dalam suatu upaya untuk mencapai sasaran dari organisasi tersebut. proses tersebut merupakan sebuah rangkaian aktivitas yang dijalankan secara sistematis.
- Oey liang lee menyebutkan bahwa manajemen merupakan ilmu dan seni perencanaan, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan, pengendalian ataupun pengawasan dari sumber daya perusahaan dalam sebuah upaya untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan.
- Lawrance A Appley mengatakan bahwa manajemen merupakan sebuah seni dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan dan dilakukan menggunakan sebuah usaha dari orang yang lain.
- Ratu, raja ,walikota,presiden,gubernur, mentri,ceo, direktur utama,rektor,dekan fakultas.
Dengan jumlah karyawan mencapai angka 72.053 orang, Google dinilai sebagai perusahaan dengan sistem HR terbaik. Memiliki perusahaan dengan banyak cabang di dunia tak sedikit pun mengurangi baiknya kualitas manajemen HR di perusahaan yang berpusat di Mountain View, California, Amerika ini.
Budaya kerja dan inovasi yang selalu dilakukan dalam tubuh manajemen, jadi alasan kuat perusahaan yang bergerak di dunia teknologi ini menempati posisi pertama perusahaan dunia dengan sistem manajemen HR terbaik versi WorkForce 2017.
2. Facebook
Di posisi kedua ada sang raksasa teknologi pendatang baru, Facebook Inc. Perusahaan yang kini memiliki jumlah karyawan kurang lebih 17.000 orang ini dinilai memiliki manajemen HR yang sangat baik.
Meski bisnis Facebook kian meluas, manajemen perusahaan dinilai berhasil menciptakan budaya kerja yang terus berkembang dan sehat. Facebook juga dikenal haus akan inovasi dan memiliki manajemen yang jelas terkait perekrutan karyawan baru.
3. Coca-cola
Berdiri sejak beberapa dekade lalu, perusahaan penghasil minuman bersoda ini dinilai memiliki manajemen HR yang baik dan terstruktur. Perusahaan dengan jumlah karyawan mencapai 100.300 ini dinilai memiliki budaya kerja yang sangat kuat di mana disiplin menjadi salah satu faktornya.
4. Deloitte
Di posisi keempat, ada perusahaan konsultan yang berbasis di New York, Amerika Serikat Deloitte. Perusahaan dengan karyawan hingga 244.400 orang ini diklaim memiliki manajemen HR terbaik.
Salah satu faktornya karena di perusahaan tersebut karyawan diberikan benefit yang cukup unik serta menarik yakni seperti program cuti satu bulan penuh yang dapat diambil untuk alasan apa pun. Program cuti tak berbayar ini bisa dinikmati oleh karyawan kapan saja.
Lalu yang kedua adalah program cuti dengan durasi 3 hingga 6 bulan yang dapat diambil oleh karyawan. Program ini boleh diambil jika alasannya adalah untuk mengikuti pelatihan demi menambah pengalaman profesional karyawan dan selama periode tersebut karyawan akan mendapat bayaran 40 persen dari gaji normal yang biasa diterimanya per bulan.
5. AT&T
Inovasi tak ada henti di basis manajemen jadi alasan mengapa perusahaan telekomunikasi asal Amerika ini berhasil menjadi perusahaan dengan sistem manajemen HR terbaik. Budaya kerja yang sarat akan kedisplinan dan integritas membuat perusahaan dengan jumlah karyawan 268.000 orang ini kerap dijadikan tujuan para pencari kerja di dunia.
6. Walt Disney
Selanjutnya adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa hiburan The Walt Disney Co. Perusahaan dengan jumlah karyawan lebih dari 195.000 orang ini dinilai memiliki sistem manajemen HR terbaik karena terus mengedapankan inovasi di tubuh manajemen dan memiliki budaya kerja yang kuat mengakar meski anak perusahaan kian banyak dan lebar.
7. Marriott International
Perusahaan dengan jumlah karyawan 226.500 orang ini juga masuk dalam daftar perusahaan dengan sistem manajemen HR terbaik. Tersebar hampir di seluruh dunia, produk jasa pelayanan dari Marriott International INC., dinilai memiliki standar yang tinggi dan amat berkualitas. Tak heran banyak yang menjadikan jaringan hotel internasional ini sebagai standar pelayanan hotel kelas bintang lima dunia.
8. Comcast Corp
Perusahaan jaringan telekomunikasi dan broadcasting terbesar di dunia ini diketahui juga memiliki sistem HR terbaik. Fasilitas dan budaya kerja yang transparan serta disiplin tinggi adalah salah satu faktor penyebab perusahaan dengan jumlah karyawan sebanyak 159.000 orang ini menjadi tolak ukur perusahaan serupa di dunia.
9. Goldman Sachs
Mulai dari sistem perekrutan hingga budaya kerja serta pemberian insentif yang besar dan sesuai dengan keahlian jadi beberapa alasan mengapa perusahaan financial service yang berbasis di New York ini menjadi salah satu dari daftar perusahaan dengan sistem manajemen HR terbaik di 2017 ini.
10. Apple
Sebagai penutup, ada Apple yang menjadi perusahaan dengan sistem manajemen HR terbaik saat ini. Perusahaan yang bergerak di bidang teknologi ini berhasil meraih predikat tersebut karena dinilai memiliki budaya kerja yang kuat serta disiplin. Fasilitas kantor yang amat memadai dengan dukungan berbagai tunjangan juga jadi tujuan banyak lulusan baru atau profesional muda untuk berkarir.
a. manajer lini - pertama. tingkatan paling rendah dalam suatu organisasi yg memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga oprasional, disebut manajer lini/garis- pertama (first - line) atau first level). para manajer ini sering disebut manajer kantor, penyelia jasa, manajer departemen. sebagai contoh adalah penyelia teknik dalam suatu departemen riset.
b. manajer menengah. manajemen menengah dapat meliputi beberapa tingkatan dalam suatu organisasi. para manajer menengah membawahi dan mengarahkan kegiatan2 para manajer lainnya dan kadang-kadang juga karyawan oprasional. sebutan lain bagi manajer menengah adalah general manajer, manajer pabrik, mandor wilayah, divisi manajer sebagai contoh adalah manajer wilayah yg membawahi beberapa kepala divisi wilayah.
c. manajer puncak . klasifikasi manajer tertinggi ini terdiri dari sekelompok kecil eksekutif. manajemen puncak bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen organisasi dan bertanggung jawab menciftakan kondisi penting untuk melakukan perubahan. sebutan khas bagi manajer puncak adalah eksekutif (CEO) atau pimpinan oposisi (COO) , wakil presiden.
- Mengendalikan dan Mengatur Divisi yang Dipimpinnya
Seorang manajer memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang dijalankan oleh divisinya sudah berjalan sesuai dengan rencana di awal atau sudah tepat menuju kepada tujuan perusahaan.
Jika manajer masing-masing divisi dapat melakukan hal ini, maka perusahaan tersebut pasti akan berjalan sesuai dengan visi dan misinya. Inilah yang dimaksud dengan mengendalikan dan mengatur proses manajemen sebuah divisi agar pekerjaan yang dilakukan efektif dan efisien.
- Membangun Kepercayaan Antar Staf
Sebagai pemimpin dari sekelompok orang, tugas manajer juga harus tahu cara untuk tetap memperkuat timnya, salah satunya dengan menjaga erat komunikasi. Komunikasi adalah kunci utama dalam sebuah hubungan, termasuk hubungan antar kelompok kerja.
Di sini, seorang manajer harus bisa meruntuhkan tembok-tembok asumsi dan penghalang antar stafnya dengan cara membangun komunikasi yang kokoh. Komunikasi yang baik akan membangun kepercayaan antar staf terutama dalam satu tim dan memperkuat tim tersebut sehingga bisa berjalan dan berfungsi dengan baik.
- Mengembangkan Kualitas Perusahaan
Selain mengatur dan mengendalikan divisi yang dipimpinnya, tugas manajer lainnya adalah mengembangkan kualitas perusahaan. Jika perusahaan tersebut berorientasi profit, maka menjadi tugas manajer juga untuk bisa mencapai profit yang telah ditentukan tersebut.
Untuk bisa mengembangkan kualitas perusahaan ini, diperlukan manajemen sumber daya dari lingkup kecil terlebih dahulu. Inilah mengapa seorang manajer memiliki peranan penting dalam pengembangan kualitas perusahaan.
- Mengevaluasi Pekerjaan Divisi
Semua yang telah dikerjakan sesuai komando seorang manajer tidak dapat dinilai efektif atau tidaknya jika tidak ada evaluasi. Melakukan evaluasi ini juga termasuk tugas pokok seorang manajer. Karena dengan adanya evaluasi inilah seorang manajer bisa menentukan apakah yang telah dilakukan sudah sesuai dengan tujuan perusahaan atau belum.
Maka itu, seorang manajer juga perlu memahami kembali perencanaan organisasi sehingga dapat menilai mana yang salah dan mana yang sudah benar. Setelah menemukan kesalahan, adalah tugas seorang manajer lagi untuk dapat mengembalikan ke langkah yang tepat.
- Menjadi Penengah dan Pemecah Masalah Perusahaan
Tidak mungkin ada perusahaan yang tidak memiliki masalah di dalamnya. Di sini dibutuhkannya pemecah masalah agar perusahaan bisa berjalan kembali normal. Menjadi penengah dan mampu memecahkan masalah juga termasuk ke dalam tugas manajer. Mereka harus mampu memberikan ide, gagasan, dan solusi terkait isu yang sedang dialami perusahaannya.
Ciri karakteristik seorang manajer profesional dapat diuraikan sebagai berikut :
- Menantang Proses
Setiap kasus kepemimpinan yang terbaik selalu melibatkan satu jenis tantangan. Apapun tantangannya, semua kasus melibatkan perubahan dari statusquo. Tidak ada satu orang pun yang menyatakan telah melakukan yang terbaik secara pribadi dengan terus mempertahankan banyak hal tetap sama. Singkatnya, semua pemimpin menantang proses.
- Mengilhamkan Wawasan Bersama
Pemimpin mengilhamkan wawasan bersama. Mereka melayangkan pandangan ke seberang cakrawala waktu, membayangkan kesempatan menarik yang disediakan setelah mereka dan peserta mereka sampai pada tujuan yang jauh ini.
- Memungkinkan Orang Lain Bisa Bertindak
Pemimpin teladan menarik dukungan dan bantuan semua orang yang harus membuat kegiatan berjalan. Dengan satu cara, pemimpin melibatkan mereka yang harus hidup dengan hasilnya, dan mereka memungkinkan orang lain bisa melakukan pekerjaan dengan baik. Mereka memungkinkan orang lain bisa bertindak.
- Menjadi Penunjuk Jalan
Pemimpin berjalan terlebih dahulu. Mereka memberikan contoh dan membina komitmen melalui tindakan sehari-hari yang sederhana, yang menciptakan kemajuan dan momentum. Pemimpin menjadi penunjuk jalan melalui contoh pribadi dan pelaksaanaan yang penuh pengabdian.
5. Mendorong Hati
Usaha mendaki ke puncak berat dan lama. Orang jadi kehabisan tenaga, frustasi dan kehilangan semangat. Mereka sering tergoda untuk menyerah. Pemimpin mendorong hati peserta mereka untuk jalan terus.
Beberapa alasan mengapa mempelajari Teori manajemen antara lain :
Teori mengarahkan keputusan Manajemen. Mempelajari teori membantu mamahami proses yang pokok dan dapat memilih suatu tindakan yang efektif. Pada hakikatnya suatu teori merupakan kelompok asumsi-asumsi yang koheren/ logis, yang menjelaskan antara dua atau lebih fakta yang dapat di observasi. Teori yang absah, dapat memprediksi apa yang akan terjadi pada situasi tertentu. Dengan pengetahuan ini, dapat menerapkan teori manajemen yang berbeda terhadap situasi yang berbeda.
Teori membentuk pandangan kita mengenai organisasi. Mempelajari teori manajemen juga memberi petunjuk kepada kita dimana kita mendapatkan beberapa ide mengenai organisasi dan manusia didalamnya.
Teori membuat kita sadar mengenai lingkungan usaha. Dengan mempelajari teori, kita dapat melihat bahwa setiap teori adalah hasil dari lingkungannya – social, ekonomi, politik dan kekuatan teknologi yang ada pada waktu dan tempat terjadinya peristiwa tertentu. Pengetahuan ini akan membantu kita memehami apa sebabnya teori tertentu cocok terhadap keadaan yang berbeda.
Teori merupakan suatu sumber ide baru. Teori memungkinkan kita pada suatu kesempatan mengambil pandangan yang berbeda dari situasi sehari-hari. Pendekatan “electic”, yaitu praktek meminjam prinsip-prinsip dari teori yang berbeda, seperti yang diperlukan oleh keadaan “State of the Art” dalam teori dan praktek manajemen.
Tanggung Jawab Sosial Manajer
1. Pandangan Klasik: Tanggung jawab sosial perusahaan hanyalah untuk memaksimalkan keuntungan.
Tokoh: Milton Friedman
Tanggung jawab utama manajer adalah untuk menjalankan perusahaan sesuai dengan keinginan pemegang saham selaku pemilik perusahaan.
Melakukan perbuatan sosial hanya akan menambah biaya untuk menjalankan bisnis.
Biaya tersebut harus ditransfer kepada:
- konsumen dalam bentuk harga yang lebih tinggi, atau
- pemegang saham dalam bentuk deviden yang lebih rendah.
Perusahaan dapat mengemban tanggung jawab sosial sepanjang masih dapat memaksimalkan keuntungan perusahaan untuk pemegang saham.
2. Pandangan Sosioekonomi: Tanggung jawab sosial perusahaan tidak hanya dalam bentuk mencetak laba (sebagai sebuah institusi ekonomi) tetapi juga melindungi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat (sebagai institusi sosial).
Which “masyarakat”?
masyarakat yang telah mendukung produk/jasa perusahaan melalui hukum dan peraturan (= pemerintah).
masyarakat yang telah mendukung dengan membeli produk/jasa perusahaan (= konsumen).
Argumen-argumen yang mendukung tanggung jawab sosial:
- Memenuhi ekspektasi publik
- Untuk mengamankan laba jangka panjang
- Tanggung jawab sosial merupakan kewajiban etis.
- Untuk menciptakan kesan publik yang baik.
- Untuk membantu menyelesaikan masalah-masalah sosial yang pelik.
- Untuk mengurangi jumlah peraturan pemerintah yang perlu diberlakukan.
- Untuk mengimbangi besarnya kekuasaan yang dimiliki perusahaan.
- Untuk meningkatkan harga saham dalam jangka panjang.
- Karena perusahaan memiliki sumber daya yang dibutuhkan untuk membantu masyarakat dan program-program sosial.
- Untuk mengatasi masalah sosial sebelum masalah tersebut menjadi terlalu sulit dan mahal untuk diselesaikan.
Argumen-argumen yang menentang tanggung jawab sosial:
- Karena merupakan pelanggaran terhadap tujuan berupa maksimalisasi profit.
- Karena merupakan dilusi terhadap tujuan utama perusahaan yakni produktivitas ekonomis.
- Mahal.
- Kekuasaan yang dimiliki perusahaan akan terlalu besar jika perusahaan juga berusaha mencapai tujuan sosial.
- Kurangnya keahlian untuk mengatasi masalah sosial.
- Kurangnya akuntabilitas yang dimiliki perusahaan terhadap tindakan sosial.
Partai politik ini merupakan organisasi partai – partai yang fokus untuk kebijakan masyarakat luas. Di Indonesia banyak sekali partai politik.
Panti Asuhan
Organisasi ini adalah salah satu contoh lembaga yang peduli terhadap generasi penerus bangsa yang sudah tidak memiliki orang tua dan memberikan titik cerah kepada mereka.
Koperasi Simpan Pinjam
Organisasi ini mendukung perekonomian masyarakat karena dalam organisasi ini mengadakan operasi simpan pinjam.
Lembaga Bantuan Hukum (LBH)
Organisasi ini membantu masyarakat yang kurang mampu untuk memperoleh keadilan dan memperoleh haknya di dalam pengadilan.
Panti Jompo
Organisasi ini membantu orang – orang yang sudah lanjut usia yang tidak memiliki keluarga atau tidak ada yang merawat.
Karang Taruna
Organisasi karang taruna adalah organisasi perkumpulan anak – anak muda untuk memajukan dan mensejahterakan perkembangan ekonomi di daerahnya.
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
Organisasi ini adalah organisasi yang bergerak untuk mengatasi permasalahan yang ada di masyarakat serta membantu masyarakat untuk mengatasi permasalahannya sendiri.
Pembinaan Kesejahteraan Keluarga
Organisasi ini adalah program pemerintah untuk mengadakan pembinaan demi kesejahteraan keluarga – keluarga di Indonesia.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI)
Organisasi ini peduli terhadap konsumen, sehingga mereka bergerak untuk mencerdaskan konsumen.
Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling)
Organisasi ini bergerak di bidang keamanan, tugasnya adalah menjaga keamanan dan disediakan pos – pos keamanan. Keberadaan organisasi Siskamling ini meringankan tugas dari kepolisian RI yang tidak dapat mencapai daerah yang lebih terpencil lagi.
Perkembangan teori manajemen terjadi dari masa ke masa, mulai dari teori manajemen ilmiah sampai teori manajemen modern.
Tokoh-tokoh dari teori manajemen ilmiah ini antara lain, F.W. Taylor, Frank dan LIlian Gilbreth, H. Gantt, dan H. Emerson.
Teori manajemen ilmiah menerangkan secara ilmiah metode terbaik untuk melaksanakan tugas apapun, dan untuk menyeleksi, melatih dan memotivasi pekerja. Tujuannya adalah kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas.
Teori manajemen ilmiah ini berkembang pada tahun 1870 hingga 1930. Pada kisaran tahun 1900-1940, muncul teori organisasi klasik.
Teori ini memiliki empat prinsip dasar untuk mencapai sistem pembagian kerja dan wewenang yang optimal.
Pertama adalah adanya spesialisasi berdasar pada sasaran tugas. Kemudian, pekerjaan yang memerlukan suatu proses tertentu dikumpulkan menjadi satu.
Selanjutnya, spesialisasi menurut klien. Terakhir adalah pekerjaan yang dilakukan di daerah geografis yang sama dikumpulkan menjadi satu.
Setelah teori organisasi klasik, muncul teori hubungan manusiawi pada tahun 1930. Para tokoh teori manajemen ini adalah Hawthorne Studies, Elton Mayo, Fritz Roethlisberger, dan Hugo Munsterberg.
Teori yang muncul paling terakhir adalah teori manajemen modern pada tahun 1940. Hingga saat ini, teori ini yang masih digunakan.
Tokoh-tokoh dari teori manajemen ini adalah A. Maslow, C. Argyris, D. McGregor, E. Schien, D. McCleland, R. Blake & J. Mouton, E. Dale, dan Peter Drucker.
Untuk mengetahui secara jelas perbedaan pemikiran tokoh-tokoh teori manajemen dari masa ke masa, berikut adalah uraian teori manajemen berdasarkan pemikiran tokoh dari tiap masanya.
Teori Manajemen Ilmiah (1870-1930)
Salah satu tokoh teori manajemen ilmiah adalah Frederick Winslow Taylor. Taylor adalah manajer dan penasihat perusahaan dan merupakan salah satu tokoh terbesar manajemen. Ia dikenal sebagai bapak manajemen ilmiah.
Berdasarkan penelitian dan analisisnya, ditetapkan beberapa prinsip baru yang menggantikan prinsip lama, yaitu sistem trial and error.
Kesimpulan dari penelitiannya adalah perusahaan akan mendapatkan hasil yang memuaskan apabila pekerjaan yang akan dilaksanakan direncanakan dengan memperhatikan segi teknologi maupun pelaksananya (manusia).
Terdapat tiga makalah yang merupakan hasil pemikiran Taylor tentang teori manajemen, yaitu Shop Management, The Principle of Scientific Management, dan Testimony before The Special House Committee.
Ketiga makalah tersebut diterbitkan menjadi sebuah buku dengan judul Scentific Management.
Berdasarkan bukunya, Scientific Management, terdapat empat prinsip yang dirumuskan Taylor:
- Menghilangkan sistem coba-coba dan menggantinya dengan metode ilmu pengetahuan di setiap kegiatan manajemen;
- Memilih pekerjaan terbaik untuk setiap tugas tertentu. Langkah selanjutnya adalah memberikan latihan dan pendidikan kepada pekerja;
- Pekerja harus menerapkan ilmu pengetahuan di dalam menjalankan pekerjaannya;
- Antara pimpinan dan pekerja harus terdapat kerjasama yang baik.
Terdapat beberapa penelitian dan observasi yang dilakukan oleh Taylor, di antaranya adalah studi gerak dan waktu (time and motion study).
Dalam studi ini, seorang manajer harus mampu menentukan hal yang terbaik dalam pengerjaan suatu tugas melalui penganalisaan, observasi, dan serangkaian percobaan.
Percoban yang dilakukan Taylor adalah mencari berat terbaik untuk muatan skop supaya hasil yang didapat maksimal dan pengerjaannya dapat dilakukan dengan mudah.
Selain itu, Taylor juga mengembangkan suatu observasi yang disebut organisasi fungsional. Organisasi fungsional ini terbagi menjadi dua, yaitu perencanaan dan pelaksanaan.
Pada perencanaan, manajer dibagi dalam beberapa kategori dengan nama route clerk, instruction card clerk, dan time and cost clerk.
Sedangkan dalam tahap pelaksanaan, dikenal manajer dengan nama gang boss, speed boss, repair boss, dan inspector. Sementara itu, di pabrik dikenal dengan nama disciplinarian.
Taylor juga mengembangkan teori yang dikenal dengan nama The Taylor Differential Rate System. Teori ini mengenai upah per potong minimum dan upah per potong maksimum.
Maksud dari penetapan ini adalah untuk memotivasi karyawan supaya dapat bekerja maskimal.
Upah per potong minimum diberikan kepada pekerja yang menghasilkan sama dengan standar atau di bawah standar.
Sementara itu, upah per potong maksimum diberikan kepada pekerja yang menghasilkan di atas standar.
Teori Organisasi Klasik (1900-1940)
Salah satu tokoh teori organisasi klasik adalah Henry Fayol (1841-1925). Fayol mengemukakan teori dan teknik administrasi sebagai dasar pengelolaan organisasi yang kompleks.
Hal ini diungkapkan dalam bukunya yang berjudul Administration Industrielle et General (General and Industrial Management).
Fayol dan Taylor mengemukakan hal-hal yang sama dimana prinsip-prinsip manajemen tertentu harus dipelajari oleh baik manajer maupun karyawan.
Akan tetapi, fayol lebih menitikberatkan kepada manajer tingkat bawah, sementara Taylor kepada manajer tingkat menengah dan atas.
Dalam teori menurut Fayol, manajemen dibagi ke dalam lima unsur, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pemberian perintah, pengoordinasian, dan pengawasan.
Selain kelima unsur tersebut, Fayol membagi enam kegiatan manajemen, yaitu teknik produksi dan manufakturing produk, komersial, keuangan, keamanan, akuntansi, dan manajerial.
Berikut 14 prinsip manajemen menurut Fayol:
- Devision of Work (spesialisasi dalam pekerjaan). Dengan adanya spesialisasi akan meningkatkan efisiensi pelaksanaan kerja.
- Authority and Responsibility (Kewenangan dan tanggung jawab). Kewenangan adalah hak untuk memberi perintah dan kekuasaan untuk dipatuhi. Wewenang dibagi menjadi dua, yaitu wewenang personal dan wewenang offisial. Wewenang personal bersumber pada intelegensi, pengalaman nilai moral, kesanggupan untuk memimpin. Sementara itu, wewenang offisial adalah wewenang resmi yang diterima dari atasannya. Tanggung jawab adalah tugas dan fungsi yang harus dikerjakan.
- Dicipline (Disiplin).
- Unity of Command (Kesatuan Instruksi). Setiap bawahan hanya menerima instruksi dari satu atasan. Hal ini untuk menghilangkan saling lempar tanggung jawab.
- Unity of Direction (Kesatuan Pengarahan). Kegiatan dengan tujuan sama harus diarahkan oleh satu orang yang sama.
- Subordination of Individual Interest to Generale Interest. Kepentingan seseorang tidak boleh di atas kepentingan bersama atau organisasi.
- Renumeration. Gaji pegawai merupakan harga servis atau layanan yang diberikan.
- Centralization (Pemusatan).
- Scalar Chain (Garis Wewenang). Alur komunikasi yang bermula dari dan kembali ke kekuasaan terakhir.
- Order. Setiap orang seharusnya ditempatkan pada posisi yang tepat sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minatnya.
- Equity (Kesamaan). Persamaan perlakuan dalam organisasi kepada pekerja perlu dilakukan sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik.
- Stability of Tonure of Personel. Pekerja memerlukan adaptasi dalam pekerjaan barunya. Seorang pekerja yang sering mengalami perubahan pekerjaan dalam suatu organisasi akan mengalami hambatan karena perlunya proses adaptasi. Hal ini tentu akan menurunkan produktivitas organisasi.
- Initiative (Inisiatif). Setiap bawahan perlu diberi kekuasaan dan kebebasan dalam berpendapat, menjalankan dan menyelesaikan rencananya.
- Esprit the Corps. Persatuan adalah keleluasaan, pelaksanaan operasi organisasi perlu memiliki kebanggaan, keharmonisan dan kesetiaan dari para anggotanya yang tercermin dalam semangat korps.
Hubungan Manusiawi / Neo Klasik (1930-1940)
Teori ini lahir karena pendekatan klasik tidak sepenuhnya menghasilkan efisiensi seperti yang diharapkan.
Teori ini melengkapi organisasi klasik dengan pandangan sosiologi dan psikologi. Salah satu tokoh teori hubungan manusiawi adalah Hugo Munsterberg.
Hugo Munsterberg (1863-1916)
Hugo merupakan Bapak psikologi industry. Bukunya Psychology and Industrial Efficiency menguraikan bahwa diperlukan tiga hal untuk mencapai produktivitas, yaitu penemuan best possible person, penciptaan best possible work, dan penggunaan best possible effect.
Teori Manajemen Modern (1940-sekarang)
Tokoh manajemen pada masa ini adalah Douglas McGregor yang terkenal dengan teori x dan y. Teori xy ini merupakan salah satu teori perilaku.
Teori xy ini diungkap McGregor dalam bukunya, The Human Side Enterprise. Dalam buku ini, diuraikan para manajer atau pemimpin organisasi memiliki dua jenis pandangan terhadap para pegawai atau karyawan yaitu teori x atau teori y.
Menurut asumsi teori X dari McGregor ini bahwa orang-orang ini pada hakekatnya adalah:
- Pada dasarnya pegawai tidak menyukai pekerjaan, jika mungkin berusaha menghindarinya.
- Karena pegawai tidak menyukai pekerjaan, maka mereka harus dipaksa, dikendalikan, atau diancam dengan hukuman untuk mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan.
- Para pegawai akan mengelakkan tanggung jawab dan mencari pengarahan yang formal sepanjang hal itu terjadi.
- Kebanyakan pegawai menempatkan rasa aman di atas faktor lain yang berhubungan dengan pekerjaan yang akan memperlihatkan sedikit ambisi.
Untuk menyadari kelemahan dari asumí teori X itu maka McGregor memberikan alternatif teori lain yang dinamakan teori Y.
Secara keseluruhan asumís teori Y mengenai manusia adalah sebagai berikut:
- Pekerjaan itu pada hakekatnya seperti bermain dapat memberikan kepuasan kepada orang. Keduanya bekerja dan bermain merupakan aktiva-aktiva fisik dan mental. Sehingga di antara keduanya tidak ada perbedaan, jika keadaan sama-sama menyenangkan.
- Manusia dapat mengawasi diri sendiri, dan hal itu tidak bisa dihindari dalam rangka mencapai tujuan-tujuan organisasi.
- Kemampuan untuk berkreativitas di dalam memecahkan persoalan-persoalan organisasi secara luas didistribusikan kepada seluruh karyawan.
- Motivasi tidak saja berlaku pada kebutuhan-kebutuhan social, penghargaan dan aktualisasi diri tetapi juga pada tingkat kebutuhan-kebutuhan fisiologi dan keamanan.
- Orang-orang dapat mengendalikan diri dan kreatif dalam bekerja jika dimotivasi secara tepat.
Dengan memahami asumís dasar teori Y ini, McGregor menyatakan selanjutnya bahwa merupakan tugas yang penting bagi menajemen untuk melepaskan tali pengendali dengan memberikan kesempatan mengembangkan potensi yang ada pada masing-masing individu
ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP (SEMESTER 2 ) KALKULUS - KAMPUS MILLENIAL ITBI
Nama: Mutiarani Sinaga Jurusan : Sistem informasi Kelas : Malam
-
Nama : Mutiarani Sinaga Jurusan: Sistem informasi Kelas : Malam Soal : 1. Manusia Sebagai makhluk yang berbudaya, coba sauda jelaskan dua...
-
Nama : Mutiarani Sinaga Jurusan: Sistem informasi Kelas : Malam SOAL : 1. Cari dan Ringkaslah sebuah Jurnal yang membahas mengenai Sistem ...




